USK Gratiskan UKT Mahasiswa yang Keluarganya Meninggal dalam Bencana di Sumatera

ADVERTISEMENT

USK Gratiskan UKT Mahasiswa yang Keluarganya Meninggal dalam Bencana di Sumatera

Novia Aisyah - detikEdu
Senin, 29 Des 2025 13:02 WIB
Petugas mengoperasikan alat berat untuk membersihkan lumpur dan kayu gelondongan yang menutupi badan jalan lintas penghubung Kabupaten Aceh Timur dengan Kabuopaten Gayo Lues di Lokop, Serbajadi, Aceh Timur, Aceh, Senin (22/12/2025). Pemerintah mengerahkan belasan alat berat untuk membebaskan keterisolasian daerah pedalaman Aceh Timur pascabencana hidrometeorologi Aceh pada akhir November 2025. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Pascabanjir di Aceh Timur. Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Jakarta -

Universitas Syiah Kuala (USK) akan membebaskan uang kuliah tunggal (UKT) sampai selesai untuk mahasiswa yang keluarganya meninggal dunia dalam bencana di Sumatera beberapa waktu lalu. Pihak kampus akan memastikan data dengan lengkap.

"Kita akan memberikan bebas UKT hingga selesai kuliah. Data yang telah masuk baru satu orang dan kita akan memastikan data secara lengkap sehingga seluruh mahasiswa terdampak terdata," ucap Rektor USK, Prof Marwan di Darussalam, Banda Aceh pada Jumat lalu (26/12/2025), dikutip dari Antara, Senin (29/12/2025).

Prof Marwan mengatakan sesuai data yang sudah dihimpun oleh kampus, mahasiswa USK yang terdampak ada 3.878 orang dan tersebar di daerah bencana di Aceh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita terus melakukan pendataan dan ikut mengklasifikasi setiap mahasiswa terdampak sehingga mereka mendapatkan program bantuan yang tepat sasaran," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Bentuk bantuan bebas UKT bagi mashsiwa USK yang terdampak bencana ada bermacam-macam. Menurut Prof Marwan, ada bantuan bebas UKT sampai akhir kuliah dan ada yang sampai beberapa semester saja.

Ia menyebut hal ini akan diputuskan sesuai klasifikasi mahasiswa terdampak. Mahasiwa-mahasiswa tersebut juga akan memperoleh bantuan biaya hidup.

Sebelumnya, USK juga berupaya mengajukan ribuan mahasiswa korban bencana di Pulau Sumatera agar memperoleh bantuan biaya hidup. Hal ini dilakukan melalui Pusat Layanan Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT).

Pendaftaran bantuan biaya hidup tersebut dibuka pada 9 Desember 2025. Dikatakan dalam laman resmi kampus, bantuan diberikan kepada mahasiswa yang terdampak baik secara langsung maupun terdampak dari kondisi keluarga yang terkena bencana.



(nah/nwk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads