Kemdiktisaintek Akan Bantu Mahasiswa Dapat Kerja di LN, Ada 350 Ribu Loker

Kemdiktisaintek Akan Bantu Mahasiswa Dapat Kerja di LN, Ada 350 Ribu Loker

Cicin Yulianti - detikEdu
Rabu, 24 Des 2025 12:30 WIB
Kemdiktisaintek Akan Bantu Mahasiswa Dapat Kerja di LN, Ada 350 Ribu Loker
Penandatanganan MoU Kemendiktisaintek dan BP2MI. Foto: Cicin Yulianti
Jakarta -

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Brian Yuliarto menyampaikan pihaknya akan membuka kesempatan kerja luar negeri yang lebih luas bagi para lulusan perguruan tinggi negeri (PTN).

"Kita sama-sama melihat bahwa pekerja migran Indonesia bukan hanya tenaga kerja, tapi lebih jauh dari itu mereka itu adalah duta-duta bangsa kita. Di sanalah wajah Indonesia ditunjukkan di panggung global. Di sana juga kita bisa memperlihatkan bagaimana kualitas pekerja Indonesia, bagaimana kualitas kompetensi, kualitas profesionalisme," kata Brian dalam acara penandatanganan MoU Kemendiktisaintek dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonedia (BP2MI) di Gedung D Kemendiktisaintek, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2025).

BP2MI mencatat ada sebanyak 350.476 lowongan kerja di luar negeri. Hingga saat ini, jumlah lamaran yang masuk baru mencapai 18,86 persen atau 66.095 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang mau bekerja di luar negeri ini kita kasih peluangnya, ini kompetensinya, bahasanya seperti ini. Yang mau bekerja di dalam negeri seperti ini. Tapi yang jelas negara akan tetap hadir, memfasilitasi untuk itu baik di dalam negeri maupun yang di luar negeri. Jadi prinsipnya negara akan menyiapkan sumber daya manusia. Ini mau digunakan kemana tergantung kepada masyarakat itu sendiri," kata Menteri P2MI, Mukhtarudin dalam kesempatan yang sama.

Mahasiswa Akan Dibekali Persiapan Migran

Brian menyebut PTN nantinya akan mempersiapkan pelatihan migran. Mahasiswa akan diberikan pembekalan bahasa hingga skill.

ADVERTISEMENT

"Dan ini nantinya mereka akan kita berikan pelajaran-pelajaran sesuai persiapan yang dibutuhkan," katanya.

Brian menambahkan, bahasa adalah masalah utama dalam pendaftaran kerja ke luar negeri. Ke depannya, mahasiswa akan dilatih bahasa sesuai dengan negara tujuannya.

"Karenanya nanti pelajaran bahasa itu juga akan kita masukkan khusus untuk negara tujuan mana yang mereka akan tuju. Apakah negara Taiwan berarti bahasa Inggris sedikit, bahasa Mandarin, kemudian bahasa Jepang kalau kita ingin kirim ke Jepang mereka akan mendapatkan pelatihan bahasa Jepang. Kita kirim ke Rusia, kemarin saya mendengar dari Bapak Presiden ke Rusia mereka membutuhkan welder juga Bapak, itu berarti kita akan latih bahasa Rusia," kata Brian.

Pengadaan Sertifikasi untuk Mahasiswa

Untuk membuktikan kemampuan praktik mahasiswa, Kemendiktisaintek juga akan menyediakan sertifikasi, termasuk sertifikasi bahasa Inggris.

"Termasuk juga sertifikasi-sertifikasi yang dibutuhkan oleh negara tujuan tersebut. Beberapa waktu lalu juga kami mendampingi rombongannya Bapak Presiden ke Australia, mereka juga bahkan guru bahasa Indonesia mereka butuhkan Bapak, hanya saja memang mereka harus punya sertifikasi guru di Australia, juga tentunya kemampuan bahasa Inggris yang juga bagus," katanya.

Kemendiktisaintek juga secara khusus sudah membentuk satgas atau tim ad hoc dari perguruan tinggi vokasi seluruh Indonesia.

"Dan ini tentunya juga akan membuat satu kondisi yang sangat baik ketika semakin banyak tenaga kerja terampil kita memiliki pengalaman kerja di tingkat global, tingkat internasional. Ini yang kita kenal sebagai brain circulation," katanya.

"Jadi tenaga kerja kita memiliki pengalaman, mendapatkan pengetahuan, mendapatkan wawasan dari pekerjaan di tingkat global yang tentunya kapasitasnya akan mendunia. Sehingga ketika nanti katakan bangsa kita terus membangun, akan muncul industri-industri baru, tentu kita sudah memiliki brain-brain yang di luar negeri yang pasti mereka juga akan senang kalau suatu saat dibutuhkan oleh ibu bangsa sendiri," sambungnya.




(cyu/nah)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads