UGM dan UBT Kerja Sama Dirikan Fakultas Kedokteran di Kalimantan Utara

Anisa Rizki - detikEdu
Selasa, 09 Agu 2022 13:00 WIB
UGM dan UBT kerja sama dirikan prodi kedokteran
Foto: Doc. Universitas Borneo Tarakan/UGM dan UBT Kerja Sama Dirikan Fakultas Kedokteran di Kalimantan Utara
Jakarta -

Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Universitas Borneo Tarakan (UBT) menjalin kerja sama dalam Pendampingan Pendirian dan Penyelenggaraan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter di Universitas Borneo Tarakan.

Rektor UGM, Prof dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp. OG(K)., Ph.D., dan rektor UBT, Prof Dr. Adri Patton, M.Si., telah melakukan penandatanganan naskah kerja sama yang disaksikan oleh Gubernur Kalimantan Utara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum.

Perjanjian kerja sama tersebut berjangka waktu 5 tahun. Adapun terkait ruang lingkupnya meliputi pendampingan review borang, pendampingan pemenuhan tenaga pendidik (dosen) dan pendampingan staff development bagi dosen baru dan/atau laboran.

Kemudian, diatur juga terkait pendampingan proses belajar mengajar serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia dosen melalui studi lanjut

"Saya bersyukur dan bangga bisa menyatukan dua pimpinan Gubernur Kalimantan Utara dan Rektor UGM yang keduanya memiliki kesibukan luar biasa. Secara khusus terima kasih untuk Gubernur Kalimantan Utara yang turut menyaksikan dan mendukung penuh pendirian Fakultas Kedokteran di UBT," terang Adri Patton dikutip dari laman resmi UGM, Selasa (9/8/2022).

Lebih lanjut, Adri menyampaikan berbagai hal telah dilakukan dalam proses pendirian Fakultas Kedokteran UBT. Bahkan, sejumlah dokumen sudah dikonsultasikan dengan UGM dan Kementerian Pendidikan.

Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., selaku Gubernur Kalimantan Utara menyampaikan keinginan mendirikan Fakultas Kedokteran di UBT adalah mimpi yang sangat lama dan didambakan banyak pihak termasuk masyarakat Kaltara.

"Karenanya, saya ingin segera bergerak cepat, tidak mau jalan lambat sehingga belum sampai setahun beberapa dokumen terkait pendirian sudah selesai, dan saya merasa bangga rektor UBT bergerak cepat untuk wujudkan impian bersama ini," jelas Zainal.

Saat ini, Kalimantan Utara sangat membutuhkan banyak tenaga dokter, perawat dan lain sebagainya. Maka dari itu, memiliki Fakultas Kedokteran di UBT tentu akan menjadi kebanggaan masyarakat Kaltara dan membantu sektor kesehatan di sana.

"Memang kekurangan tenaga medis kita sangat banyak sehingga dengan pendirian Fakultas Kedokteran UBT nantinya bisa membantu penambahan sumber daya manusia khususnya di bidang kesehatan sehingga bisa mengatasi daerah-daerah yang susah dijangkau," tutur Gubernur Kaltara tersebut.

Sementara itu, Rektor UGM, Prof. dr. Ova menyambut dengan baik keinginan UBT dan masyarakat Kaltara untuk mendirikan program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter.

Kerja sama terkait pendirian ini sebetulnya sudah dirintis lama semenjak dirinya menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM.

"Saya cukup senang dengan realisasi kerja sama ini nantinya. Kita berharap bisa saling sharing dan memberi dukungan agar terwujud apa yang menjadi keinginan untuk berdirinya Fakultas Kedokteran di Universitas Borneo Tarakan," tandas Rektor UGM tersebut.



Simak Video "Prilly Latuconsina Jadi Dosen Praktisi di UGM"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/faz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia