Universitas Pancasila-UCB Akan Kerja Sama di Berbagai Bidang

Universitas Pancasila-UCB Akan Kerja Sama di Berbagai Bidang

Hanifah Widyas - detikEdu
Rabu, 03 Agu 2022 11:45 WIB
Universitas Pancasila
Foto: Universitas Pancasila
Jakarta -

Fakultas Farmasi Universitas Pancasila mengadakan acara hybrid seminar yang mengangkat tema 'In-Depth Talk about University of California Berkeley', pada Selasa (2/8) kemarin. Seminar ini mengundang pembicara dari University of California Berkeley (UCB), yakni George Anwar dan Matthew P. Sherburne.

Kegiatan ini merupakan kegiatan awal untuk membuka peluang kerja sama antara Universitas Pancasila dengan University of California Berkeley. Di samping itu, antusias dari partisipan yang hadir melalui online zoom maupun offline cukup tinggi.

Acara dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Farmasi Universitas Pancasila Syamsudin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan seminar ini merupakan langkah permulaan kerja sama dengan UCB. Adapun kolaborasi ini diadakan di berbagai bidang, di antaranya pertukaran pelajar serta dosen, mahasiswa melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi, kerja sama riset, kuliah tamu, kunjungan profesor, postdoctoral, dan kursus atau program keahlian tertentu.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Pancasila Edie Toet Hendratno menyampaikan rasa bangga dan mendukung langkah kolaborasi ini, apalagi menempatkan Fakultas Farmasi Universitas Pancasila sebagai tuan rumah kunjungan UCB di Indonesia.

"UCB merupakan universitas bergengsi dan salah satu yang terbaik di dunia, tentu dengan agenda ini diharapkan dapat terus berlanjut dengan kerja sama, dimulai dari yang kecil terlebih dahulu di Fakultas Farmasi kemudian fakultas lainnya yang ada di Universitas Pancasila. Kolaborasi antar universitas (University to University), tidak hanya dalam proses akademik namun dapat berkembang sesuai dengan program kerja yang telah disepakati bersama ke depannya, tentunya Universitas Pancasila siap untuk berkolaborasi dengan UCB. Dengan adanya kerja sama dengan kampus ternama seperti UCB, harapan besarnya dapat meningkatkan kualitas perguruan tinggi untuk lebih baik dan unggul dari berbagai bidang," papar Edie dalam keterangan tertulis, Rabu (3/8/2022).

Di samping itu, Board of Director/ BOD PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma) Henryanto Komala menyampaikan PT Natura Nuswantara Nirmala selaku sponsor tunggal sangat mendukung kegiatan ini. Diketahui Henryanto serta BOD Nucleus Farma Cipto Kokadir merupakan lulusan dari UCB. Mereka menyampaikan peluang kerja sama ini juga terbuka untuk akademisi, baik dari Universitas Pancasila maupun UCB.

"inovasi teknologi dan riset pengembangan produk merupakan dasar kolaborasi dengan perguruan tinggi," jelas Henryanto.

CEO Nucleus Farma Edward Basillianus menambahkan kepercayaan masyarakat terkait penggunaan produk berbasis riset bisa meningkat dengan adanya pengembangan produk oleh para ahli.

Dalam seminar tersebut, ada pula pemaparan materi oleh pakar di bidang Material Science, yakni George Anwar dan Matthew P. Sherburne. Keduanya mengenalkan mengenalkan sejarah UCB dan ruang lingkupnya, serta beberapa riset yang dikerjakan oleh para ahli di UCB.

"Banyak mahasiswa yang berasal dari Indonesia melanjutkan studi di UCB. Salah satu yang menarik dan sesuai dengan bidang kefarmasian adalah riset yang berjudul 'Microphysiological System (tissue chips) for Drug Development, Gene Editing and Enviromental Screening'. Organ pada chip dalam penelitiannya menampung jaringan jantung manusia yang berasal dari sel induk dewasa, dapat menggantikan model hewan untuk pemeriksaan keamanan obat," jelas Matthew P. Sherburne.

Ia mengungkapkan beberapa kendala penemuan dan pengembangan obat terhambat oleh tingkat kegagalan yang tinggi. Kegagalan tersebut dikaitkan dengan pada model hewan atau non-manusia yang digunakan selama pengujian keamanan dan kemanjuran.

Di sini, lanjutnya, para ahli mencoba membuat model in vitro jaringan jantung dan hati manusia. Kemudian Escherichia coli dan Saccharomyces cerevisiae dapat direkayasa di Laboratorium Jay Keasling-UCB untuk menghasilkan prekursor artemisinin dan asam artemisinat yang dapat dengan mudah diubah menjadi artemisinin.

Sebagai informasi, University of California Berkeley berada di peringkat #4 di Universitas Global Terbaik. Universitas diberi peringkat sesuai dengan kinerja mereka di serangkaian indikator keunggulan yang diterima secara luas.

Kegiatan ini mampu terlaksana berkat keberadaan tim panitia internal Fakultas Farmasi Universitas Pancasila yang diketuai oleh Greesty F. Swandiny serta moderator sesi seminar Deni Rahmat.



Simak Video "Hutama Karya Kembangkan Kompos dari Maggot di JTTS"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia