ITS Buka Prodi Baru di Bidang Kimia, Berapa Kuotanya untuk Mahasiswa Baru?

Fahri Zulfikar - detikEdu
Rabu, 22 Jun 2022 13:15 WIB
Kampus ITS Surabaya
Foto: Kampus ITS Surabaya (dok. ITS)/ITS Buka Prodi Baru di Bidang Kimia, Berapa Kuotanya untuk Mahasiswa Baru?
Jakarta -

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) baru saja membuka program studi (prodi) terbaru yakni Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia untuk tahun ajaran 2022. Prodi ini adalah yang pertama ada di Indonesia.

Kepala Departemen Kimia ITS, Prof Dr rer nat Fredy Kurniawan MSi, mengungkapkan bahwa prodi ini akan menitikberatkan pada ilmu kimia analitik.

Fredy menilai bahwa disiplin ilmu kimia analitik semakin berkembang dan bersinggungan dengan bidang lain.

"Dalam menganalisis suatu sampel bahan kimia memerlukan skill analisis dengan alat dan teori yang mendalam," jelas Fredy dikutip dari laman ITS, Selasa (21/6/2022).


Metode Pembelajaran dan Fasilitas Prodi Baru ITS

Guru besar Kimia ini juga memaparkan bahwa prodi Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia dalam hal metode pembelajaran pun akan mengambil porsi 50:50 antara praktik dan teori.

Adapun bahan kimia yang akan difokuskan bersifat umum agar para mahasiswa prodi ini dapat memiliki arah kompetensi yang luas.

Selain itu, dari segi sarana dan prasarana, prodi ini akan menggunakan laboratorium dan gedung yang sudah ada di Departemen Kimia.

"Dengan adanya tambahan anggaran besar yang disiapkan untuk prodi khusus ini, diharapkan mampu menunjang pembelajaran para calon mahasiswa yang berminat," terang Fredy.

Jalur Seleksi dan Kuota untuk Mahasiswa Baru

Fredy juga menjelaskan, bagi para calon mahasiswa yang berminat pada Prodi Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia ini dapat mendaftar pada Seleksi Kemitraan dan Mandiri ITS yang akan berakhir pada tanggal 26 Juni 2022.

Adapun untuk kuota angkatan pertama prodi baru ini ditargetkan akan menerima 40 mahasiswa baru di tahun ajaran baru 2022 ini.

Nantinya, bagi yang sudah diterima di prodi ini, mahasiswa akan belajar dengan tenaga pengajar profesional.

Di antaranya adalah dua orang yang sudah mencapai guru besar, tiga orang doktor, dan dua orang bergelar master.

Prospek Kerja Prodi Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia

Soal prospek karier lulusan prodi bidang kimia ini, Fredy menyebutkan bahwa prodi ini difokuskan dapat berupa banyak hal seperti dalam bidang lingkungan, medis, industri, dan lain-lain.

"Maka cocok sekali prodi ini bagi para calon mahasiswa yang ingin berkecimpung dalam dunia penelitian dengan menjadi researcher," ungkap Fredy.

Karena ini adalah prodi pertama yang ada di Indonesia, Departemen Kimia ITS terbuka terhadap saran dan masukan yang diterima dari berbagai pihak untuk mendukung kesiapan prodi baru ini.

Fredy berharap dengan adanya Prodi Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia ini dapat memotivasi para calon mahasiswa yang berniat melanjutkan keilmuannya di bidang kimia.

"Kepada mahasiswa yang diterima ke depannya di prodi baru ini dapat menjadi seorang kimiawan yang andal dan mampu memajukan bidang ilmu kimia di Indonesia," tuturnya.



Simak Video "Peneliti Sebut Bulan Bisa Jadi Tempat Tinggal Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia