Profil 2 Perempuan yang Pernah Jadi Rektor UGM

Novia Aisyah - detikEdu
Minggu, 22 Mei 2022 20:00 WIB
Rektor UGM Ova Emilia.
Rektor perempuan UGM. Foto: Dok. UGM
Jakarta -

Prof. dr. Ova Emilia, M.Med., Ed., Sp.OG (K), Ph.D. terpilih sebagai rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) periode 2022-2027. Dia tercatat sebagai perempuan kedua yang pernah memimpin UGM.

Sebelumnya ada Dwikorita Karnawati yang menjabat Rektor UGM masa bhakti 2014 - 2017. Kini Dwikorita menjadi Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Simak kedua profil Rektor perempuan UGM ini.

Rektor Perempuan Universitas Gadjah Mada

1. Dwikorita Karnawati

Sebelum menjabat sebagai Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati adalah Rektor UGM untuk periode 2014-2017. Dwikorita merupakan Rektor perempuan pertama di UGM.

Rektor ke-15 itu menekuni bidang Ilmu Bumi atau Geologi sejak dirinya menjadi mahasiswa jenjang sarjana. Dikutip dari laman Universitas Gadjah Mada, Dwikorita lulus dari Departemen Geologi Fakultas Teknik UGM pada 1988. Kemudian, dia melanjutkan pendidikan master dan doktoral di Leeds University, UK, di Fakultas Teknik.

Berdasarkan arsip detikcom, saat masih aktif di Teknik Geologi UGM, pada 2011 lalu jurusannya ini memperoleh penghargaan World Center of Excellence for Community Based Landslide Disaster Risk Reduction (Pusat Keunggulan Dunia dalam Pengurangan Risiko Bencana Longsor). Prestasi ini diberikan oleh International Program on Landslides dan United Nation International Strategy for Disaster Risk Reduction.

2. Ova Emilia

Ova Emilia yang merupakan Rektor UGM 2022-2027 itu merupakan Guru Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM. Sama seperti Dwikorita, Ova Emilia juga lulusan kampus tersebut. Dia rampung pendidikan sarjana pada tahun 1987.

Setelah lulus S1 dari Universitas Gadjah Mada, Ova meneruskan kuliah S2 di University of Dundee, Skotlandia pada tahun 1990. Setelah dari Skotlandia, perempuan yang menduduki kursi dekan FK-KMK UGM sejak 2016 ini melanjutkan pendidikan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi di UGM pada 1996-2003.

Tak berhenti di sana, Prof. Ova juga melanjutkan pendidikan jenjang S3 Clinical Teaching di University of New South Wales dan pendidikan dokter subspesialis di Universitas Gadjah Mada tahun 2009.

Rektor UGM yang baru itu juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran negeri Indonesia sejak 2018. Dia pun pernah menyusun kurikulum pelayanan KB untuk para dokter pada 2012-2020. Karyanya ini menjadi model pelatihan yang diangkat secara nasional dan digunakan di Fakultas Kedokteran di Indonesia.



Simak Video "Prof Ova Terpilih Jadi Rektor UGM, Nadiem: Orang yang Sangat Tepat"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia