Mahasiswa Jepang di Keio University Antusias Belajar Tari Piring

Kristina - detikEdu
Rabu, 18 Mei 2022 15:00 WIB
Mahasiswa Keio University antusias belajar tari piring dalam  program “Ambassador Goes to Campus” dari KBRI Tokyo, Jumat (13/5/2022).
Mahasiswa Keio University antusias belajar tari piring dalam program
Jakarta -

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo mengadakan kuliah umum di Keio University kampus Shonan Fujisawa, Kanagawa, Jepang, Jumat (13/5/2022). Mahasiswa tampak antusias belajar tari piring.

Kegiatan ini merupakan rangkaian program "Ambassador Goes to Campus" dari KBRI Tokyo melalui kunjungan ke 11 kampus terbaik di Jepang. Keio University sendiri berada di ranking 201 dunia versi QS World University Rankings.

Dalam safari diplomasi tersebut, Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi memberikan kuliah umum bertajuk "Indonesia - Japan: A Shared Future and History".

Topik tersebut menekankan bahwa Indonesia dan Jepang adalah dua negara yang saling melengkapi di masa lalu, kini dan masa mendatang.

"Sejak peresmian hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang pada 20 Januari 1958, kerja sama kedua negara semakin intensif. Indonesia dan Jepang memiliki kedekatan yang saling pengertian yang terbentuk sejak jaman perjuangan. Bahkan, saat itu ada lebih dari 1.000 tentara Jepang memilih untuk berjuang bersama Indonesia melawan sekutu," terang Dubes Heri dalam keterangannya, seperti dikutip, Rabu (18/5/2022).

Selain menyimak paparan kuliah umum, para mahasiswa juga berkesempatan belajar tari piring dari Padang yang dipandu oleh Sri Sabarati Sulastini Kodrat, pengajar Bahasa Indonesia di Kanda Institute of Foreign Language (KIFL) yang juga aktif berkesenian dengan membentuk Sanggar Tari Duta Melati.

Para mahasiswa Keio nampak antusias belajar tari piring yang juga diikuti oleh para staf pengajar di kampus tersebut. Mereka juga menampilkan tarian dengan diiringi lagu ondel-ondel Betawi. Sanggar Duta Melati juga memeriahkan acara dengan penampilan tari puspanjali dari Bali oleh Yulia Rosa dan tari piring oleh Riska Hapsari.

KBRI Tokyo Juga Kenalkan Konsep Kampus Merdeka

Dalam kesempatan tersebut, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Tokyo, Yusli Wardiatno bersama Sekretaris II Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya (Pensosbud), Jurman Saputra Nazar memperkenalkan konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA).

Program tersebut dikenalkan kepada Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Internasional dan Informasi Teknologi, Motohiro Tsuchiya dan Kepala Kantor Kerja Sama Internasional, Tomo Sato.

Pihaknya berharap, kunjungan tersebut akan menyerap lebih banyak perguruan tinggi di Negeri Sakura untuk menjadi mitra Kementerian, Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Hal ini disambut baik oleh Motohiro Tsuchiya. Ia menuturkan, Keio University sangat berminat untuk mendaftar menjadi mitra Kemendikbudristek pada tahun 2022 agar mahasiswa S1 Indonesia bisa memilihnya menjadi tujuan universitas dalam Program IISMA tahun 2023.

"Program MBKM sangat menarik dan Jepang seharusnya belajar konsep ini dari Indonesia. Kami juga ingin mengirimkan mahasiswa Keio University untuk belajar di perguruan tinggi di Indonesia. Semoga ada beasiswa khusus dari Pemerintah Indonesia," harap Tsuchiya.



Simak Video "Massa Buruh Singgung Program Kampus Merdeka: Perbudakan Modern!"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia