Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan 2 Dibuka 13 Mei, Ini Syarat & Jadwalnya

Nikita Rosa - detikEdu
Rabu, 11 Mei 2022 21:00 WIB
Mahasiswa fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret mengikuti perkuliahan uji coba di ruang perkuliahan UNS, Solo, Jawa Tengah, Senin (9/6). Selain perkuliahan  yang berlangsung off line, pihak kampus juga menyelenggarakan perkuliahan secara daring. UNS merupakan salah satu universitas di Solo yang mendapatkan ijin untuk menyelenggarakan uji coba perkuliahan tatap muka pertama kali di Solo ditengah penerapan PPKM level 3.
Foto: Agung Mardika
Jakarta -

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) angkatan 2 akan dibuka pada 13 Mei hingga 28 Mei 2022. Mahasiswa dapat mengambil 20 SKS di perguruan tinggi penerima. Sebelumnya, apa itu PMM?

Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) merupakan program besutan Direktorat Jenderal Pendidikan dan Teknologi (Ditjen Dikti) yang memfasilitasi mahasiswa untuk melakukan pertukaran pelajar pada Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia. Program ini telah meluncurkan angkatan pertama pada 2021 silam. Kini, PMM hadir dengan membuka kuota lebih banyak.

"Tahun ini ada 16.000 mahasiswa yang akan luring yang bisa memilih," kata Rachmawan Budiarto selaku Kepala Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Tahun 2022.

Rahcmawan mengatakan itu dalam Sosialisasi Pendaftaran Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2022 via YouTube Kemendikbud RI, Rabu (11/5/2022).

Berkat penurunan kasus Covid-19 di Indonesia, program PMM tahun ini dapat dilakukan secara offline. Sehingga mahasiswa berkesempatan untuk mengadakan pertukaran langsung di PT penerima dengan biaya yang ditanggung oleh program.

"Tentu akan ditanggung biaya dengan berbagai komponen," lanjut Rachmawan.

Rachmawan melanjutkan, terdapat pertanyaan apakah mahasiswa di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dapat melakukan pertukaran ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

"Bisa mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri ke swasta, Perguruan Tinggi Swasta ke Perguruan Tinggi Negeri. Ini untuk mahasiswa semester 3, 5, 7 pada saat program," jawabnya.

Jika mahasiswa mendaftar pada semester 2, 4, atau 6 diperbolehkan, karena program akan berjalan di semester selanjutnya yakni saat mahasiswa sudah menginjak semester 3, 5, dan 7.

Tertarik mendaftar Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan 2? Cek syaratnya di sini.

Persyaratan Peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan 2

1. Mahasiswa aktif dan terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-DIKTI)
2. Berkeinginan untuk berkuliah semester 3,5, dan 7 di kampus lain
3. Belum pernah mengikuti PMM 1 dan/atau tidak terdaftar aktif dalam Program Kampus Merdeka yang lain
4. Tidak pernah dikenakan sanksi akademik dan non akademik dibuktikan dengan Surat Pernyataan Komitmen Mahasiswa
5. Memiliki IPK minimal 2,75 pada saat periode pendaftaran PMM 2 dibuktikan dengan Transkrip Akademik
6. Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP)
7. Memiliki surat izin dari Perguruan Tinggi pengirim
8. Mendapatkan surat izin orang tua atau wali untuk mengikuti PMM 2
9. Memiliki atau bersedia membuat rekening aktif Bank Rakyat Indonesia (BRI) atau Bank Syariah Indonesia (BSI) atas nama Mahasiswa bersangkutan
10. Memiliki asuransi kesehatan aktif, diutamakn BPJS Kesehatan atau Kartu Indonesia Sehat (KIS)
11. Telah divaksin Covid-19 minimal 2x dibuktikan dengan tangkapan layar dari PeduliLindungi
12. Bersedia mentaati seluruh ketentuan PMM 2

Jadwal Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan 2

Pendaftaran dan Pengumuman Perguruan Tinggi Penerima: Maret-April 2022
Pendaftaran Mahasiswa: 13-28 Mei 2022
Pengumuman Mahasiswa: Juni 2022
Pembekalan Mahasiswa: Juli 2022
Pembelajaran di Perguruan Tinggi Penerima: Agustus-Desember 2022
Laporan Kegiatan Termin 2: Oktober 2022
Pengakuan SKS antara Perguruan Tinggi Pengirim dan Penerima: Desember 2022
Kepulangan Mahasiswa PMM 2: Desember 2022-Januari 2023

Nah, itulah persyaratan dan jadwal Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan 2. Siap-siap mendaftar ya, detikers!



Simak Video "Respons Masyarakat Tentang Kebijakan Kemendikbudristek"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia