Mengenal Petanque, Olahraga Mirip Kelereng yang Torehkan Prestasi untuk Unej

Anatasia Anjani - detikEdu
Kamis, 05 Mei 2022 11:00 WIB
Permainan petanque.
Permainan Petanque.Foto: Aldi Nur Fadillah/detikJabar
Jakarta -

Umi Rahayu, seorang mahasiswi Universitas Jember (Unjej) berhasil meraih juara nasional di Pekan Olah Raga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) di Jawa Timur dalam kategori Pointing Putri. Salah satu jenis dalam olahraga petanque.

Di samping itu, Umi juga menjuarai kompetisi yang diadakan di Universitas Kanjuruhan Malang. Bahkan berhasil meraih medali emas dan mengalahkan unggulan dalam kompetisi tersebut.

"Wah, gak nyangka bisa mengalahkan unggulan pertama, awalnya sempat deg-degan juga menghadapi atlet dari Unesa yang sudah dikenal sebagai asalnya atlet-atlet petanque jagoan," kata Umi, dikutip dari laman Unej, Kamis (5/5/2022).

Umi juga bercerita berkat keberhasilan banyak mahasiswa Unej yang mulai tertarik mengikuti petanque. Ia berharap juga dapat membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) petanque Unej.

Saat ini, di Unej sudah ada 9 orang yang menggeluti olahraga Petanque. "Awalnya sekedar iseng memajang foto-foto di media sosial saat kami bertarung di Pomprov Jatim terutama saat menerima medali, ternyata foto-foto tersebut memantik rasa ingin tahu kawan-kawan yang lain," ceritanya.

Apa itu olahraga petanque?

Petanque (dibaca petang) merupakan salah satu jenis olahraga asal Prancis yang masih awam di telinga masyarakat Indonesia. Olahraga ini baru masuk ke Indonesia pada tahun 2017 lalu.

Petanque sendiri merupakan olahraga yang menyerupai dengan permainan kelereng namun memiliki bentuk yang lebih besar.

"Asyiknya main petanque itu gimana yah, main petanque itu nyantai karena unsur permainannya kental sehingga kita enjoy memainkannya. Dan di saat bersamaan sebenarnya kita berolah raga," ujar Umi

Umi menjelaskan, di olahraga petanque ada dua jenis olahraga. Pertama adalah pointing. Pointing dimainkan dengan dua atlet yang berusaha melemparkan bola besar yang terbuat dari besi. Lemparan harus dilakukan dalam jarak dekat dengan bola kecil dari kayu yang sudah dilemparkan terlebih dahulu.

"Bola kecil kayu ini dilempar pertama kali dengan ketentuan jarak paling dekat enam meter dan paling jauh sepuluh meter. Kemudian atlet akan berusaha melemparkan bola besinya sedekat mungkin dengan bola kayu," jelas Umi.

"Setiap atlet mendapatkan giliran tiga kali melempar bola besi. Jadi setiap atlet harus memiliki strategi, akan melempar bola kayu kecil sejauh mana," ujar Umi.

Kedua yaitu shooting. Shooting dimainkan dengan prinsip permainan kelerang. Kedua atlet berusaha melempar bola besi ke bola besi lawa.

Posisi bola besi sendiri harus ditentukan 7-10 meter. Setiap lemparan yang mengenai bola besi lawan akan mendapatkan angka. Atlet sendiri harus memiliki strategi agar lemparannya dapat mengenai bola besi lawan.

Atlet petanque dari FEB Unej Harum Cantya menambahkan, biasanya atlet petanque memiliki bola besi favorit berdasarkan beratnya dimulai dari 600 gram hingga lebih.

"Pemilihan bobot bola besi ini juga disesuaikan dengan gaya melempar dan kekuatan sang atlet," ujar Harum.



Simak Video "Ramainya Tebet Eco Park di Minggu Pagi"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/rah)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia