3 Jurusan Kuliah Seputar Isu Global, Termasuk Pelajari Konflik Ukraina-Rusia

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Selasa, 15 Mar 2022 15:30 WIB
Invasi Ukraina, berapa banyak senjata nuklir yang dimiliki Rusia?
Ilustrasi invansi Rusia di Ukraina. Ada sejumlah jurusan di Indonesia yang mempelajari konflik dua negara ini. Apa saja? (Foto: BBC World)
Jakarta -

Perang Ukraina-Rusia telah berlangsung selama lebih dari dua minggu. Kabar terbaru, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam pidatonya meminta pasukan Rusia untuk menyerah.

"Jika Anda (Rusia) menyerah kepada pasukan kami, kami akan memperlakukan Anda sebagaimana seharusnya diperlakukan - sebagai manusia, dengan sopan," kata Zelenskyy dalam video pidato yang diposting online pada Selasa (15/3) pagi waktu setempat, seperti dikutip dari detikNews, Selasa (15/3/2022).

Tidak dapat dipungkiri, perang dua negara ini mungkin mengundang rasa penasaran bagi sejumlah masyarakat Indonesia untuk turut mempelajarinya. Mempelajari konflik internasional seperti ini, sebetulnya bisa didapat secara formal di sejumlah jurusan perguruan tinggi. Berikut daftarnya:

3 Jurusan Kuliah Seputar Isu Global

1. Jurusan Hubungan Internasional (HI)

HI merupakan jurusan yang mempelajari bagaimana suatu negara dalam menghadapi tantangan internasional. Seperti, perdagangan, isu keamanan (termasuk perang), masalah lingkungan secara global, dan kemiskinan antar negara.

Melansir laman Universitas Gadjah Mada (UGM), mata kuliah yang diajarkan di jurusan HI sangat dekat dengan pembahasan perdamaian, keadilan, dan keberadaban dunia. Di samping itu, mahasiswanya dibekali konsep-konsep dasar dan perkembangan-perkembangan terkini dalam bidang Hubungan Internasional.

Khususnya dalam sub bidang politik dan keamanan global, studi perdamaian dan konflik, serta ekonomi politik dan pembangunan internasional, serta sub-bidang kawasan AMEURO (Amerika dan Eropa), AFROMEAS (Afrika, Timur Tengah, Asia Tengah, dan Asia Selatan), dan ASPAC (Asia Timur, Asia Tenggara, Australia, dan Pasifik).

Sementara di Universitas Sebelas Maret (UNS), mahasiswa jurusan ini dituntut memiliki keterampilan dalam bernegosiasi, berdiplomasi, bekerja sama internasional, melakukan perdagangan, mengatasi perubahan iklim, konflik dan kekerasan, dan lain sebagainya.

2. Jurusan Ilmu Politik

Program studi (prodi) ini mempelajari hal-hal yang berkaitan tentang politik seperti isu-isu politik nasional maupun global. Sebab itu, para mahasiswanya diharapkan dapat memiliki kemampuan komunikasi, observasi, meneliti, analisis, pemecahan masalah, dan negosiasi.

Di Universitas Airlangga (Unair), mahasiswa jurusan Ilmu Politik mendapatkan mata kuliah Politik Internasional. Mata kuliah tersebut membahas dan menganalisis berbagai kasus dan peristiwa internasional yang bersifat high politics, terutama soal keamanan internasional baik bilateral, multilateral, maupun global.

Selain itu, mahasiswanya juga dibekali dengan pengetahuan Pengelolaan Konflik. Mata kuliah ini membahas berbagai model konflik di masyarakat Indonesia maupun dunia.

Lulusan jurusan Ilmu Politik umumnya diarahkan untuk bekerja di instansi pemerintahan seperti PNS, DPR, DPRD. Selain itu yaitu bekerja di organisasi masyarakat, anggota partai politik, peneliti, pengamat, dosen, dan lain sebagainya.

3. Jurusan Perdamaian dan Resolusi Konflik

Terakhir, ada jurusan Perdamaian dan Resolusi Konflik. Jurusan ini berdiri di UGM sejak Februari 2000 dan menjadi jurusan pertama yang ada di Indonesia bahkan Asia Tenggara.

Di UGM, prodi ini ditujukan untuk memberi pemahaman baru dan strategis. Khususnya dalam membantu penyelesaian konflik sosial, ekonomi, dan politik baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Oleh karena itu, unit yang ditawarkan dalam program ini mencakup perspektif filosofis dan teoritis tentang perdamaian dan resolusi konflik, serta memberikan keterampilan praktis untuk menangani konflik komunal," bunyi keterangan dalam laman resminya.

UGM juga mengklaim, program Perdamaian dan Resolusi Konflik cocok bagi yang hendak memperdalam pengetahuannya tentang teknik-teknik penyelesaian konflik secara damai. Baik dari pengambil keputusan, pegiat LSM, pelaku bisnis, maupun dari instansi pemerintah dan bidang lainnya.

Namun, perlu dicatat, UGM baru membuka prodi ini hanya untuk program magister. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai jurusan soal isu global ini bagi mahasiswa Sarjana (S1).



Simak Video "Zelenskyy: Ukraina Berperang untuk Kebebasan Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia