11 Jurusan Kuliah IPA-IPS yang Selalu Dicari di Dunia Kerja

Trisna Wulandari - detikEdu
Kamis, 27 Jan 2022 14:30 WIB
Online education concept with person using a laptop on a white table
Jurusan kuliah IPA dan IPS yang selalu dibutuhkan di dunia kerja. Foto: Getty Images/iStockphoto/Melpomenem
Jakarta -

Ada berbagai jurusan kuliah IPA dan IPS atau rumpun saintek-soshum yang bisa dipilih calon mahasiswa di SNMPTN 2022, UTBK SBMPTN, seleksi mandiri perguruan tinggi negeri maupun swasta, serta penerimaan mahasiswa atau taruna baru sekolah kedinasan. Umumnya, ada 2-4 opsi jurusan yang bisa dipilih di seleksi ini.

Jika masih mempertimbangkan jurusan mana yang paling cocok untuk diambil sesuai minat, detikers bisa mempertimbangkannya berdasarkan daftar jurusan kuliah IPA-IPS yang selalu dicari di dunia kerja. Apa saja?

Jurusan Kuliah IPA-IPS yang Selalu Dicari

1. Akuntansi

Jurusan kuliah IPS atau rumpun soshum ini menawarkan peluang kerja sebagai akuntan publik, akuntan manajemen, auditor, auditor internal, akuntan dan auditor forensik, pialang saham, dan ahli pajak. Untuk menjadi seorang akuntan, lulusan jurusan akuntansi umumnya melanjutkan studi profesi akuntan dan mengambil sertifikasi ilmu spesifik terkait akuntansi.

Lulusan jurusan akuntansi juga berkaitan dengan peluang kerja aktuaris, konsultan manajemen, konsultan kredit perumahan, analis data keuangan, ahli ekonomi, bankir retail, dan arbitrator, seperti dikutip dari Prospects.

2. Manajemen dan Bisnis

Manajemen dan bisnis merupakan salah satu jurusan kuliah IPS atau soshum. Lulusan jurusan manajemen dan bisnis umumnya dapat memulai karier di bidang rantai pasokan, manajemen risiko, proyek bisnis, pengelolaan SDM, analis data dan bisnis, dan pengelolaan bisnis.

Pada dasarnya, jurusan manajemen menyiapkan mahasiswa untuk memiliki kompetensi dan kecakapan di dunia bisnis dan pengelolaannya, termasuk team-building hingga manajemen keuangan. Jurusan ini umumnya ada di berbagai fakultas ekonomi dan sekolah bisnis tiap kampus di Indonesia, seperti di Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

3. Ilmu Ekonomi

Ilmu ekonomi termasuk dalam kategori jurusan IPS atau rumpun soshum. Mahasiswa jurusan ini belajar tentang ilmu yang luas terkait ilmu ekonomi, seperti kebijakan sosial hingga pasar keuangan. Karena itu, lulusan jurusan ekonomi umumnya dibutuhkan di industri dan dan lembaga pemerintahan.

Sejumlah karier linier yang terbuka bagi lulusan jurusan ilmu ekonomi di antaranya analis investasi, analis risiko, analis data dan statistik, staf pengembangan bisnis, staf ekonomi pemerintahan, analis kebijakan, staf diplomasi ekonomi, dan lain-lain.

4. Ilmu Komunikasi

Jurusan IPS atau rumpun soshum ini juga terbuka pada peluang karier yang luas seiring perkembangan ranah digital. Beberapa jalan karier yang terbuka bagi lulusan ilmu komunikasi di antaranya sebagai digital marketer, peneliti dan staf media, staf hubungan masyarakat atau humas, produser video hingga program televisi, hingga manajer konten lintas platform.

Lulusan jurusan ilmu komunikasi juga umumnya dicari untuk posisi staf periklanan, penyiaran, jurnalis, fotografer, dan analis pasar.

5. Psikologi

Sejumlah kampus mengkategorikan psikologi sebagai jurusan IPA atau saintek, sementara kampus lain seperti Universitas Gadjah Mada mengkategorikan psikologi sebagai jurusan IPS. Terlepas dari kelompok ilmunya, lulusan jurusan psikologi dapat meneruskan studi untuk menjadi seorang psikolog, baik psikolog klinis, anak dan keluarga, industri, hingga pendidikan.

Lulusan jurusan psikologi juga dibutuhkan sebagai konsultan karier, konsultan pekerja, konsultan masyarakat di perbatasan, konsultan pendidikan, konselor, neuroscientist, terapis permainan dan anak, staf SDM, staf kebijakan masyarakat, dan peneliti sosial.

6. Teknik Sipil

Jurusan IPA atau saintek ini menyiapkan mahasiswa dengan kompetensi dan kecakapan di bidang industri konstruksi, bisnis, manajemen, dan sektor keuangan. Karena itu, lulusan jurusan teknik sipil umumnya punya peluang karier yang luas, mulai dari insinyur struktur sampai insinyur desain.

Lulusan jurusan teknik sipil juga berpeluang di posisi site engineer, konsultan sipil, kontraktor, asesor risiko kebakaran, hingga desainer urban.

7. Farmasi

Farmasi merupakan jurusan kuliah IPA atau saintek di Indonesia. Di samping menjadi apoteker rumah sakit atau mandiri, lulusan jurusan farmasi umumnya terbuka pada peluang karier sebagai peneliti, penulis sains, ahli toksikologi, petugas regulasi obat dan makanan, dan staf kesehatan.

8. Ilmu Komputer

Jurusan IPA atau rumpun saintek ini menawarkan peluang karier bidang pengembangan game hingga layanan berbasis teknologi informasi lainnya seiring kemajuan dunia digital. Lowongan yang terbuka bagi lulusan komputer mulai dari analis dan pengembang aplikasi, analis keamanan siber, analis forensik komputer, hingga analis sistem.

9. Matematika dan Statistika

Matematika dan Statistika umumnya merupakan jurusan IPA atau rumpun saintek, kendati sejumlah kampus dan sekolah tinggi juga membuka jurusan ini bagi siswa IPS. Mahasiswa jurusan ini belajar kompetensi dan kecakapan dalam pemecahan masalah, pemikiran logis, dan pengambilan keputusan berbasis data dan matematika yang dicari di berbagai industri.

Sejumlah peluang karier lulusan jurusan matematika dan statistika di antaranya analis dan ilmuwan data, pengembang perangkat lunak, statistisi, analis investasi, analis risiko, dan aktuaris.

10. Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat

Kedokteran dan kesehatan masyarakat umumnya dibuka sebagai jurusan IPA di berbagai kampus di Indonesia. Lulusan jurusan ini umumnya dapat meneruskan pendidikan untuk menjadi dokter, dokter spesialis, penyuluh masyarakat, ilmuwan, pengembang alat prostetik, hingga konsultan platform layanan kesehatan.

11. Pendidikan

Jurusan pendidikan dibuka sebagai jurusan IPA dan IPS, tergantung jurusan spesifik yang dipilih. Di samping sebagai guru jenjang PAUD sampai SMA sederajat, lulusan jurusan pendidikan umumnya dibutuhkan sebagai asisten pengajar, mentor, petugas museum, pengajar anak berkebutuhan khusus, tutor bahasa, konsultan pendidikan, dan penyuluh pendidikan untuk masyarakat.



Simak Video "Lebih Penting Passion atau Bakat?"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/kri)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia