Dosen UGM Masuk Top 2% Peneliti Dunia 2021, Kaji Produk Halal

Anatasia Anjani - detikEdu
Selasa, 02 Nov 2021 14:18 WIB
Peneliti UGM
Foto: UGM
Jakarta -

Abdul Rohman bersama dua peneliti UGM lainnya berhasil masuk ke dalam daftar Top 2% World Rangking Scientiest 2021. Daftar tersebut dikeluarkan oleh peneliti dari Stanford University, Prof. John Ioannidis bersama Jeroen Baas dan Kevin Boyack yang dirilis pada 20 Oktober 2021.

Abdul Rohman sendiri adalah Guru Besar Fakultas Farmasi UGM dan menjabat sebagai Ketua Pusat Unggulan Ipteks Perguruan Tinggi Institute for Halal Industry and System (PUI-PT IHIS) UGM.

Ia sendiri memiliki ketertarikan pada kajian kehalalan dan autentifikasi produk makanan, farmasi, serta kosmetik.

Menurut Abdul ketertarikannya dengan produk halal diawali karena masih sedikitnya riset terkait produk halal. Selain itu penelitian mengenai kehalalan produk dianggap kurang menarik bagi peneliti di negara-negara besar dunia karena tidak terkait dengan kepentingan mereka.

Abdul juga menyoroti jika penggunaan produk-produk halal juga makin meningkat tiap tahunnya yang dibarengi dengan kesadaran masyarakat Muslim dunia akan produk halal baik makanan, farmasi hingga kosmetik.

Menurut data dari laporan State of Global Islamic Economy pada tahun 2019 jumlah masyarakat muslim dunia sendiri mencapai 1,9 miliar orang yang memiliki total pengeluaran untuk produk halal sebesar USD 2,02 triliun.

Dalam laporan tersebut juga disebutkan jika pengeluaran masyarakat muslim untuk produk halal diprediksi akan terus mengalami kenaikan.

"Riset-riset terkait produk halal seyogianya terus digalakkan melihat potensi penggunaan produk halal di masyarakat dunia yang cukup besar. Selain itu, riset ini penting dilakukan mengingat Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar dunia," kata Abdul yang dilansir dalam laman UGM, Selasa (2/11/2021).

Abdul Rohman sendiri juga memiliki publikasi Scopus pada rentang tahun 2020-2021 dengan 28 h-index, total karya ilmiah sebanyak 80 judul meliputi 64 artikel, 6 review, 6 short survey, 4 conference paper.

Adapun jumlah sitasi yang dimilikinya sebanyak 1.836 sitasi sejak tahun 2009.

Direktur Penelitian UGM, Mustofa mengapresiasi atas prestasi yang diraih oleh Abdul dan dua peneliti lainnya. ia menyampaikan jika UGM akan mendorong para penelitinya agar tekun melakukan publikasi dalam berbagai jurnal internasional melalui berbagai skema.

"Untuk semakin meningkatkan jumlah publikasi internasional bereputasi bagi para peneliti, UGM melakukan kustomisasi dukungan terhadap peneliti berdasarkan penelitian dasar, terapan, dan pengembangan. Dukungan terhadap penelitian dasar diperkuat dengan memfasilitasi para peneliti yang fokus memiliki luaran publikasi," ujar Mustofa.

Lebih lanjut, Mustofa berharap agar upaya tersebut dapat meningkatkan kualitas riset peneliti-peneliti di UGM dan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

"Kita dorong hasil penelitian UGM bisa dihilirisasi sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," terang Mustofa.



Simak Video "Dekan Fakultas Peternakan UGM Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia