Undip Akan Uji Coba Kuliah Tatap Muka, Kapasitas Hanya 25 Persen

Novia Aisyah - detikEdu
Rabu, 22 Sep 2021 12:30 WIB
Angkutan umum di sekitar Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Senin (25/3/2019).
Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom/Undip Akan Uji Coba Kuliah Tatap Muka, Kapasitas Hanya 25 Persen
Jakarta - Universitas Diponegoro (Undip) segera melakukan uji coba kuliah tatap muka. Kesiapan ini disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Undip Budi Setiyono melalui situs resmi Undip

"Kita akan memilih mata kuliah-mata kuliah tertentu di setiap program studi. Mungkin di setiap program studi ada tiga mata kuliah yang akan diuji coba," kata Budi dikutip detikcom pada Rabu (22/09/2021).

Budi mengatakan, uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) akan dilakukan usai ujian tengah semester. Perkuliahan ini nantinya akan memperhatikan protokol kesehatan (prokes).

"Jadi misalnya, dipersyaratkan peserta yakni mahasiswa sudah vaksin, dosen juga sudah vaksin, lalu kemudian, sedapat mungkin mereka berasal dari daerah yakni kabupaten dan kota di PPKM level 2 ke bawah," paparnya.

Tak hanya itu, Budi mengatakan mahasiswa juga diminta menyampaikan riwayat kesehatannya melalui formulir yang dibagikan. Kapasitas uji coba kuliah tatap muka ini juga hanya dibatasi 25 persen di tiap kelas.

"Kita akan minta mahasiswa melaporkan berbagai riwayat kesehatan. Jadi, ada formulir yang dibagikan ke mereka agar kita bisa melakukan antisipasi terkait kondisi mahasiswa tersebut. Kita juga memastikan maksimal kapasitas 25 persen dari setiap kelas pada uji coba," imbuhnya.

Undip membuat skema PTM secara bergiliran. Jadi, sebagian mahasiswa lainnya tetap kuliah secara daring. "Jadi nantinya akan bergiliran siapa yang ikut di perkuliahan di setiap kelas yang akan diikuti oleh mahasiswa," ujar Budi.

Selain itu, Undip akan mengukur berbagai konsekuensi terkait kuliah tatap muka. Menurut Budi, Undip akan mendalami, mendata, dan menjaring masukan yang relevan terkait pelaksanaannya.

Pada uji coba ini, secara teknis dipastikan akan dilakukan model hybrid learning, yaitu model pembelajaran campuran daring dan luring. Maka menurut Budi, kapasitas internet menjadi hal yang dipertimbangkan.

"Untuk mendukungnya dibutuhkan kapasitas dari wifi maupun juga kebutuhan-kebutuhan lain yang berkaitan dengan media pembelajaran maupun juga smart kelas. Sehingga dosen pada satu sisi hadir di kelas, pada sisi lain, juga bisa diakses pembelajarannya secara online. Ada kombinasi online dan offline pada saat mengikuti mata kuliah itu," kata Budi.

Penyelenggaraan kuliah tatap muka Undip berdasarkan izin Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk melakukan uji coba PTM. Dengan catatan, harus berkoordinasi dengan pemerintah dan disertai laporan harian sebagai akumulasi pelaksanaan evaluasi mingguan.

Simak Video "Melihat Hybrid Learning yang Diterapkan di Purwakarta "
[Gambas:Video 20detik]
(nah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia