Demi Raih Titel Kampus Terbaik Dunia, Rektor IPB Beberkan Strategi Ini

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Sabtu, 18 Sep 2021 09:30 WIB
Rektor IPB Arif Satria dalam acara Bincang (E)mas Rektor dan Launching Buku Rector’s Message: Mindset Baru Untuk Transformasi
Foto: Tangkapan Layar IPB TV/Demi Raih Titel Kampus Terbaik Dunia, Rektor IPB Beberkan Strategi Ini
Jakarta - Setiap rektor tentu ingin tempat yang dipimpinnya meraih titel kampus terbaik. Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria membeberkan strategi yang tengah dilakukannya agar IPB bisa mencapainya.

Menurutnya, hal pertama yang perlu ditanamkan adalah mindset optimistis. Hal ini disampaikannya melalui acara diskusi dan peluncuruan buku miliknya yang bertajuk 'Bincang (E)mas Rektor dan Launching Buku Rector's Message: Mindset Baru Untuk Transformasi' dalam siaran Youtube IPB TV, pada Jumat, (17/9/2021) malam.

"Mindset optimis dulu. Tidak hanya sekadar optimis, tetapi diwujudkan dengan inovasi, kemudian kita harus berstrategi. Karena satu dunia sekarang sedang melakukan yang sama," kata Arif.

"Jadi, kalau kita mampu memotret masa depan ke dalam dunia hari ini dan kita hadirkan ke dalam pikiran dan langkah kita. Insyaa Allah kita akan bisa terus menjadi yang terbaik dan terdepan," sambungnya.

Rektor IPB tersebut kemudian mengungkapkan strategi yang dibutuhkan juga perlu diiringi oleh kecepatan. Sebab, hal inilah yang dapat menentukan posisi baik itu naik peringkat atau justru turun peringkat.

"Alhamdulillah, kita (IPB) dalam pemeringkatan dunia skornya selalu naik terus," sambung dia.

Proses menuju peringkat atas kelas dunia, kata Arif, perlu juga dilandasi dengan keyakinan dalam kemampuan yang dimiliki serta kemauan untuk mewujudkannya.

"Pertama, meyakini bahwa soal menuju puncak itu soal ability (kemampuan). Dan bicara soal kemampuan artinya semua orang bisa mencapainya kalau punya kemauan," kata Arif.

Ia juga mengatakan, berada di puncak bukanlah perkara yang mudah. Mempertahankan prestasi yang ada membutuhkan karakter dan strategi untuk memilih jalan di tempat atau membangun inovasi baru.

Kemudian, pria yang baru-baru ini berulang tahun ke-50 ini menambahkan bahwa kampus terbaik di masa depan bukan hanya soal peringkat dalam bentuk angka saja. Melainkan perihal impact (dampak) yang bisa diberikan oleh perguruan tinggi tersebut.

"Kita optimis ke depan itu, dunia bukan lagi akan ditentukan oleh peringkat. Tapi ditentukan sejauh mana peringkat itu memberikan impact pada perubahan untuk masyarakat, industri, alam semesta dan sebagainya," papar Arif.

Oleh sebab itu, dampak bagi masyarakat luas inilah yang menjadi fokus Arif untuk kampus yang tengah dipimpinnya.

"Impact inilah yang harus kita bangun. Sebab, sebaik-baik perguruan tinggi adalah yang memberikan manfaat untuk bangsa, kemanusian, hingga dunia," katanya.

Sebagai informasi, untuk tahun 2021, IPB University berhasil meraih peringkat ke-62 dunia dalam kategori kampus pertanian dan kehutanan terbaik dunia. Hasil ini dirilis oleh Lembaga pemeringkatan QS World University Ranking by Subject 2021 pada Maret 2021 lalu.

Simak Video "Tangis Haru Doni Monardo Saat Dianugerahi Doktor Kehormatan dari IPB"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia