Prodi Baru STIP Kemenhub Mulai Perkuliahan, 60 Orang Jadi Mahasiswanya

Puti Yasmin - detikEdu
Jumat, 20 Agu 2021 11:46 WIB
Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta
Foto: Dok. STIP/Prodi Baru STIP Kemenhub Mulai Perkuliahan, 60 Orang Jadi Mahasiswanya
Jakarta - Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Indonesia (STIP) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menggelar kegiatan perkuliahan program Magister Terapan atau S2 vokasi. Kegiatan tersebut dibuka secara online oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada, Kamis (19/8/2021).

Menurut Budi, adanya program studi baru S2 vokasi pelayaran dapat menciptakan sumber daya manusia yang unggul, kompeten dan profesional di bidang kemaritiman. Harapannya, nanti lulusannya mampu bersaing baik di nasional maupun internasional.

"Ini merupakan satu aktualisasi yang patut dibanggakan dan diapresiasi bahwa di tengah pandemi kita mampu membuka sekolah magister terapan di sekolah tinggi pelayaran. Perguruan Tinggi maritim memiliki peran penting dalam menciptakan Sumber Daya Manusia yang handal, inovatif, kreatif dan berdaya saing baik secara nasional maupun internasional untuk mewujudkan konektivitas dan keselamatan pelayaran," ungkap Budi dalam keterangan tertulis yang diterima detikEdu.

Lebih lanjut, Budi mengungkapkan bahwa pelajaran yang akan ditempuh peserta didik di prodi ini akan menggunakan bahasa internasional sebagai pengantar. Kemudian, dosen dan pengajar juga diharuskan terus menimba ilmu dan menghasilkan banyak karya ilmiah.

"Kita harus merujuk dari sekolah unggulan. Oleh karenanya perguruan tinggi di sektor transportasi ini harus di improve, bahasa pengantarnya pun menggunakan bahasa internasional. Untuk dosen perlu banyak tulisan ilmiah dan harus sekolah, karena kalian lah yang akan mendidik para mahasiswa kampus agar memiliki kompetensi yang baik dan bisa bersaing," tegas dia.

Sementara itu Plt Ka BPSDM, Dr. Capt Antoni Arif Priadi menjelaskan bahwa pihaknya telah mendapatkan izin dari Kemendikbudristek untuk menyelenggarakan program S2 vokasi ini. Tercatat, dua program studi, yaitu Program Studi Pemasaran, Inovasi, dan Teknologi (M.Tr.M) dan Program Studi Teknik Keselamatan dan Resiko (M.TR.T) yang masing-masing memiliki rentang studi selama 4 semester (2 tahun).

Adapun jumlah mahasiswa yang lulus seleksi dalam program Magister Terapan di STIP sebanyak 60 orang. Dengan rincian, 34 orang untuk Prodi Pemasaran, Inovasi, dan Teknologi, dan 26 orang untuk Prodi Teknik Keselamatan dan Resiko.

Sebagai informasi, Program Pendidikan Magister Terapan ini diperuntukkan bagi lulusan Program Sarjana Terapan (D-IV) atau Sarjana (S1). Dengan tujuan pemenuhan kebutuhan SDM profesional secara kompeten dan link and match dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Metode pembelajaran yang dilakukan di STIP Kemenhub sendiri dilakukan berdasarkan Project Based Learning Problem Solving. Pembelajaran berbasis praktek yang tinggi untuk menguatkan kemampuan analisis pada masalah-masalah riil di DUDI.

Simak Video "Menhub Kunker ke Jepang, Bahas Percepatan Pembangunan Infrastruktur Transportasi di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia