Universiti Muhammadiyah Malaysia Resmi Berdiri, Disiapkan Beasiswa

Heri Susanto - detikEdu
Kamis, 12 Agu 2021 16:23 WIB
Universiti Muhammadiyah Malaysia
Foto: Universiti Muhammadiyah Malaysia
Yogyakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mendapatkan izin resmi pendirian Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) dari Pemerintah Malaysia melalui Jabatan Pendidikan Tinggi pada Kementerian Pengajian Tinggi Malaysia tertanggal 5 Agustus 2021.

Setelah mengantongi pengesahan dari Pemerintah Malaysia, Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah bergerak cepat dengan menyiapkan beasiswa terbuka bagi siapa pun belajar di UMAM.

"Pada saatnya akan kita buka. Sesuai tradisi Muhammadiyah, membantu pendidikan seluruh warga bangsa," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, saat jumpar pers virtual, Kamis (12/8/2021).

Haedar mengungkapkan, sesuai dengan visinya, UMAM juga akan sama dengan Muhammadiyah yaitu mewujudkan pendudukan inklusif. "Begitu pun untuk program beasiswa terbuka bagi siapa pun jika sudah tiba waktunya," katanya.

Koordinator Tim Pembentukan UMAM, Bambang Setiaji menjelaskan, sebagai langkah awal, program beasiswa ini disediakan hanya untuk guru-guru di lembaga pendidikan milik Muhammadiyah yang masih kecil dan aktivis Muhammadiyah.

Namun jika UMAM sudah beroperasi, Muhammadiyah akan terbuka terhadap siapa pun untuk mendapatkan beasiswa.

"Jadi beasiswa untuk sementara akan diberikan bagi dosen-dosen di perguruan tinggi Muhammadiyah yang masih kecil dan aktivis-aktivis Muhammadiyah. Karena untuk pendanaan masih belum begitu luas," katanya.

Bambang menjelaskan, sesuai salinan resmi Surat Kelulusan UMAM ada 15 program studi yang terdiri dari 5 program studi PhD, 5 Program Studi Master dan 5 Program Studi Bachelor. Surat Kelulusan UMAM bernomor JPT/BPP(U)1000-801/172 Jld.(6) tanggal 5 Agustus 2021.

Rektor UMAM Adi Waluyo mengungkapkan, kelima jurusan PhD tersebut yakni Education, Business and management, Social Science, Islamic Studies, dan Information Technology.

Ia mengatakan, saat ini Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) memulai proses persiapan pendirian, pendaftaran di kementerian dan mulai operasional pada program studi yang sudah disetujui sesegera mungkin.

"Dalam operasional UMAM bersifat terbuka untuk semua negara dan kebangsaan sebagai wujud pendidikan inklusif bagi semua di ranah global. Muhammadiyah akan terus bergerak bersama dengan seluruh masyarakat untuk mengatasi pandemi. Berjuang bersama bangsa untuk karya-karya cerdas," jelasnya.

Usaha mendirikan Universitas Muhammadiyah di Malaysia sesuai ketentuan yang berlaku dimulai dengan pendirian perseroan terbatas (sendirian berhad) di Malaysia pada tanggal 8 Februari 2017.

Perseroan tersebut bernama UCMM Konsortium Sdn. Bhd. dengan Lembaga Pengarah Syarikat atas nama Haedar Nashir, Mohd Noh Bin Dalimin, Ahmad Dahlan Rais, dan Marpuji Ali Muanam.

Usaha pendirian UMAM memperoleh dukungan dan persetujuan dari Pemerintah Indonesia melalui Rekomendasi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang ditandatangani Menteri Nadiem Anwar Makarim tanggal 7 September 2020.



Simak Video "PP Muhammadiyah Dirikan Universitas Siber Muhammadiyah"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia