Rilis Platform Belajar Virtual, Nadiem Gandeng Perusahaan Asal AS

Anatasia Anjani - detikEdu
Senin, 31 Mei 2021 19:00 WIB
Sejumlah adaptasi dilakukan di masa pandemi COVID-19. Salah satunya melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring guna cegah penyebaran virus Corona.
Foto: Grandyos Zafna/Rilis Platform Belajar Virtual, Nadiem Gandeng Perusahaan Asal AS
Jakarta - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggandeng perusahaan asal Amerika Serikat (AS) Hewlett Packard (HP) untuk meluncurkan platform belajar virtual. Harapannya, platform tersebut bisa meningkatkan kemampuan dan kompetensi guru, siswa, dan juga masyarakat umum.

Terdapat dua platform virtual yang dirilis, yakni Semangat Guru Virtual yang didedikasikan untuk guru yang tengah melaksankaan metode pembelajaran blended learning. Serta, platform HP Life untuk masyarakat umum.

Terkait hal itu, Sekretaris Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Nunuk Suryani mengatakan pada dasarnya platform belajar virtual untuk guru sudah ada 6 seri. Dengan adanya rilis terbaru ini, platform bertambah sehingga saat ini berjumlah 7 seri.

"Program ini untuk memfasilitasi para guru dari berbagai bidang di seluruh Indonesia dari jenjang PAUD sampai SMA agar dapat mengikuti rangkaian belajar dari berbagai daerah," ungkap Nunuk dalam webinar HP Gagas Pendidikan via Zoom pada Senin (31/5/2021).

Menurut Nunuk, platform belajar virtual ini dapat memberikan solusi saat pandemi dalam aktivitas belajar dan mengajar. Sebab, saat ini diakui pengembangan sistem pendidikan di Indonesia masih terhalang banyak tantangan.

"Masih ada banyak tantangan yang akan dihadapi dalam sistem pendidikan. Perlu dibangun satu kesamaan dalam ekosistem pembelajaran saat ini. Guru akan diberi ruang untuk meningkatkan soft skill," jelas Nunuk.

Nunuk menjelaskan, program dalam platform belajar virtual ini akan berupa pendidikan dan pelatihan (Diklat) dan kelas online lainnya. Sehingga, sistem pendidikan di Indonesia dapat berkembang lebih baik lagi.

"Pendaftar sudah 1 juta lebih. Platform belajar virtual ini bertujuan agar guru bisa berbagi satu sama lain seperti berbagi materi pengajaran, RPP, dan lain sebagianya dengan guru-guru lain di Indonesia. Tujuan akhir dari platform belajar virtual ini adalah agar guru dan siswa mendapatkan pendidikan yang lebih baik," ujar dia.

Senada dengan itu, Managing Director HP Indonesia Fiona Lee memaparkan bahwa platform Semangat Guru Virtual bertujuan untuk meningkatkan kualitas belajar dan memberdayakan guru. Terlebih di masa pandemi COVID-19, metode pembelajaran diharuskan blended learning.

"Semangat Guru Virtual Learning Series dan HP Life diciptakan untuk mendukung guru-guru di Indonesia dalam mengadakan pembelajaran blended learning yang efektif melalui platform Guru Belajar dan Berbagi bersama dengan Kemendikbudristek," ungkap Fiona.

Kemudian, untuk platform HP Life dibuka untuk masyarakat umum secara gratis. Terdapat 30 kelas pelatihan yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan kemampuan masyarakat.

"HP Life adalah rangkaian modul pembelajaran online gratis. Platform ini memberikan kesempatan untuk membangun keterampilan. Menyediakan 30 kelas pelatihan gratis dengan memperkerjakan para ahli di bidangnya," kata Fiona.

Sementara itu, itu Frans Adireja dari HP Indonesia juga menambahkan dengan platform belajar virtual Semangat Guru, para pendidik juga akan dapat merasakan banyak manfaat, seperti mendapatkan sertifikat.

"Platform belajar virtual ini diharapkan membantu meningkat kemampuan pedagogi para guru, mendapatkan sertifikasi untuk adopsi teknologi bagi para guru agar terhubung satu sama lain," tutup Frans.



Simak Video "Nadiem Akan Kaji Wacana Pajak Sekolah Bareng Pemerintah"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia