Mata Kuliah Wajib Ini Ternyata Hanya Ada di Unsoed Purwokerto, Apa Ya?

Trisna Wulandari - detikEdu
Kamis, 27 Mei 2021 15:46 WIB
kampus unsoed purwokerto
Kampus Unsoed Purwokerto (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
Jakarta - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah punya mata kuliah wajib khusus yang hanya diajarkan untuk mahasiswa di kampus ini. Mata kuliah untuk mahasiswa tahun pertama ini bernama mata kuliah Jatidiri.

Mata kuliah Jatidiri mengajarkan dan membekali mahasiswa tentang hakekat manusia, kepribadian dan pengendalian diri, sejarah pengembangan, visi dan misi Unsoed.

Mata kuliah ini juga mengajarkan nilai kejuangan Panglima Besar Soedirman, pedoman pengelolaan diri, wawasan kebangsaan, etika dan etika akademik serta kesadaran hukum, seperti dikutip dari situs resmi Unsoed.

Abdul Aziz Nasihuddin, salah satu perumus awal mata kuliah serta anggota tim penulis buku Jatidiri Unsoed, menuturkan, matakuliah ini mengambil nilai-nilai perjuangan Jenderal Sudirman sebagai pilar pengajaran untuk mahasiswa.

Beberapa di antaranya yakni nilai Soedirman sebagai pemegang nilai demokrasi, Soedirman sang pemimpin, Soedirman sang ulama, Soedirman sang patriotis, dan lain-lain.

"Tantangan ke depannya sangat berat, jadi perlu diimbangi karakter yang mampu bersaing di global," kata Abdul kepada detikEdu, Kamis (27/5/2021).

Abdul mengatakan, salah satu bagian perkuliahan yaitu penugasan video terkait nilai-nilai Jenderal Sudirman.

"Implementasinya tergantung masing-masing prodi, kalau di Fakultas Hukum bentuknya dokumenter," kata dosen Fakultas Hukum Unsoed ini.

Adapun mata kuliah Jatidiri merupakan mata kuliah wajib untuk mahasiswa Unsoed. "Wajib untuk semua, karena karakter Unsoed merupakan karakter Jenderal Soedirman," kata Koordinator Pusat Pembelajaran LP3M Unsoed.

Abdul menuturkan, penyusunan mata kuliah dibentuk lewat seminar dan focus group discussion, narasumber, lalu diolah menjadi rencana pembelajaran semester.

Ia menambahkan, mata kuliah Jatidiri diperbaharui berkala sesuai kondisi saat ini yang relevan dengan nilai-nilai yang dianut Jenderal Soedirman.

"Kalau marak tentang korupsi, kita masukkan nilai antikorupsi. Juga menanamkan kegigihan dan tetap berjuang, harapannya mahasiswa jadi pantang menyerah dan mempunyai daya juang untuk meraih cita-citanya," jelas Abdul.

Abdul mengatakan, karena mata kuliah Jatidiri merupakan mata kuliah khusus, dosen-dosen pengajar dilatih melalui training of trainers.

Ia menambahkan, mata kuliah Jatidiri juga merupakan bagian pengembangan program Kampus Merdeka. Dengan demikian, menurutnya, mahasiswa dapat berkesempatan berkreasi mengembangkan diri dengan nilai Jenderal Sudirman.

"Pejuang sejak muda, pantang menyerah, nilai-nilai ini di Belmawa Dikti ini juga dikembangkan termasuk di bidang kewirausahaan dan Pusbang Karakter," kata Abdul.

Ia mengatakan, semula kemunculan mata kuliah ini agak dicibir karena tidak ada yang menyamai. "Tetapi akhirnya mengikuti Unsoed. Menurut kami, harus ada keteladanan dari Sudirman, ambil nilai positifnya," kata Abdul.

Abdul menuturkan, mata kuliah ini semula merupakan pengganti program latihan dasar kemiliteran (latmil) di Unsoed. Adapun latmil Unsoed merupakan bagian dari prarekrutmen mahasiswa.

"Belajar kedisiplinan, unggah-ungguh ke dosen tendik dan mahasiswa senior, dulu sudah terbentuk di latmil, kini belajar lewat pendidikan karakter. Waktu itu (latmil) dianggap tidak sesuai lagi dengan kondisi waktu itu. Kami berpikir bagaimana mahasiswa bisa memiliki karakter khas sesuai nama universitas. Jadilah kami merumuskan Jatidiri Unsoed, " ujarnya.

Gimana detikers, mau jadi mahasiswa Unsoed?



Simak Video "Sambut Ramadhan, Masjid Agung Purwokerto Disterilisasi dari Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia