ITS Uji Coba Kuliah 'Hybrid' untuk Mahasiswa Angkatan 2020

Puti Yasmin - detikEdu
Selasa, 18 Mei 2021 13:40 WIB
Kampus ITS Surabaya
Foto: Dok. ITS/ITS Uji Coba Kuliah 'Hybrid' untuk Mahasiswa Angkatan 2020
Jakarta - Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya akan melakukan uji coba kuliah 'hybrid' atau campuran kuliah daring dan luring. Uji coba kali ini khusus pada mahasiswa angkatan 2020 yang berdomisili di Surabaya.

Menurut Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Adi Supriyanto, hasil uji coba kuliah hybrid akan menjadi bahan evaluasi sebelum penyelenggaraan penggabungan sistem perkuliahan luring dan daring.

Adapun pertimbangan dipilihnya mahasiswa angkatan 2020, kata Adi, untuk memberi kesempatan mereka mengenal lingkungan kampus. Pasalnya, mahasiswa angkatan 2020 sejak kuliah belum pernah merasakan suasana perkuliahan di dalam kampus.

"Kandidat masa uji coba ini merupakan seluruh mahasiswa ITS angkatan 2020 yang berdomisili di Surabaya, Berdasarkan undang-undang, sebenarnya mahasiswa tidak memerlukan izin dari orang tua, tetapi kami akan tetap melakukan pendekatan kepada orang tua maupun wali untuk menanyakan kondisi mereka," ungkap dia dikutip dari laman resmi ITS.

Pada masa uji coba kuliah, mahasiswa akan diberikan jadwal secara bergantian, antara luring dan daring. Pihak kampus juga akan menanyakan kondisi kesehatan ke orang tua atau wali mahasiswa sebelum melaksanakan kuliah tatap muka.

Rencananya, ITS akan melaksanakan perkuliahan hybrid pada semester gasal 2021/2020, jika uji coba ini dinilai efektif dan sukses sesuai standar kesehatan. Tak hanya mahasiswa angkatan 2020, tetapi seluruh dari semua departemen.

"Tak ada pengecualian, nantinya mahasiswa dari luar Jawa pun diharuskan datang ke Surabaya," tegas dia.

Sementara itu, ITS juga melakukan survei model perkuliahan kepada seluruh mahasiswa ITS. Hasilnya, diketahui hampir seluruh mahasiswa ITS mengaku perkuliahan daring kurang efektif.

"Sedangkan, berdasarkan hasil survei yang dilakukan kepada seluruh mahasiswa ITS, hampir separuh responden menyatakan kuliah daring dirasa kurang efektif," tutup dia.

Simak Video "Lebih Penting Passion atau Bakat?"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia