Potret Air To Air Refuelling, Saat Pesawat 'Haus dan Minum' di Udara

ADVERTISEMENT

Foto Edu

Potret Air To Air Refuelling, Saat Pesawat 'Haus dan Minum' di Udara

TNI AU - detikEdu
Rabu, 23 Sep 2026 21:00 WIB

Jakarta - Air to air refuelling menjadi teknologi yang diandalkan, terutama untuk jet tempur. Lihat lebih dekat teknologi yang membuat pesawat 'haus dan minum' di udara.

Air to Air Refuelling Skadron Udara 12 dengan pesawat tempur Hawk 100/200, dan Skadron Udara 32 dengan pesawat angkut berat C-130 Hercules sebagai pesawat tanker. Selasa (15/4/2025)
Air to Air Refuelling Skadron Udara 12 dengan pesawat tempur Hawk 100/200, dan Skadron Udara 32 dengan pesawat angkut berat C-130 Hercules sebagai pesawat tanker pada Selasa (15/4/2025) lalu. Foto: TNI AU
Air to Air Refuelling Skadron Udara 12 dengan pesawat tempur Hawk 100/200, dan Skadron Udara 32 dengan pesawat angkut berat C-130 Hercules sebagai pesawat tanker. Selasa (15/4/2025)
Air to air refueling merupakan pengisian bahan bakar di udara atau dapat dikatakan proses memindahkan bahan bakar dari satu pesawat ke pesawat lain saat melakukan penerbangan. Foto: TNI AU
Air to Air Refuelling Skadron Udara 12 dengan pesawat tempur Hawk 100/200, dan Skadron Udara 32 dengan pesawat angkut berat C-130 Hercules sebagai pesawat tanker. Selasa (15/4/2025)
Prosedur ini memungkinkan pesawat tempur untuk terbang lebih lama, menambah jarak jangkau atau waktu operasinya, tak perlu mendarat buat isi bahan bakar. Foto: TNI AU
Air to Air Refuelling F16 TNI AU dari Boeing KC 135 Stratotanker milik US Air National Guard sebagai pesawat Aerial Re-fueler.
Metode ini pertama kali dikembangkan pada tahun 1917 oleh Alexander de Seversky, seorang warga negara Rusia-Amerika, dan kemudian diikuti oleh demonstrasi eksperimental berupa selang karet sepanjang lima belas meter dan katup aliran manual pada tahun 1920-an, demikian dikutip dari jurnal berjudul "Advances in air to air refuelling" yang ditulis Peter R Thomas dkk yang diterbitkan jurnal Progress In Aerospace Science, Volume 71 diterbitkan November 2024. Foto: TNI AU Skadron 16 Lanud Iswahjudi
Air to Air Refuelling F16 TNI AU dari Boeing KC 135 Stratotanker milik US Air National Guard sebagai pesawat Aerial Re-fueler.
Air to Air Refuelling F16 TNI AU dari Boeing KC 135 Stratotanker milik US Air National Guard sebagai pesawat Aerial Re-fueler. Foto: TNI AU Skadron 16 Lanud Iswahjudi
Air to air refuelling jet tempur Rafale di Latma Pegase 2026
Pada 27 Juni 1923 pengisian bahan bakar di udara pertama kali sukses dipelopori Amerika Serikat (AS). Para penerbang di Rockwell Field, San Diego, mengembangkan sistem pengisian bahan bakar di udara antara pesawat DH-4B. Foto: TNI AU
Air to air refuelling jet tempur Rafale di Latma Pegase 2026
Latihan air to air refuelling di Latihan Bersama (Latma) Pegase 2026 antara TNI AU dan AU Prancis di atas langit Halim Perdanakusuma pada Rabu (23/9/2026). Foto: TNI AU
Potret Air To Air Refuelling, Saat Pesawat Haus dan Minum di Udara
Potret Air To Air Refuelling, Saat Pesawat Haus dan Minum di Udara
Potret Air To Air Refuelling, Saat Pesawat Haus dan Minum di Udara
Potret Air To Air Refuelling, Saat Pesawat Haus dan Minum di Udara
Potret Air To Air Refuelling, Saat Pesawat Haus dan Minum di Udara
Potret Air To Air Refuelling, Saat Pesawat Haus dan Minum di Udara
Potret Air To Air Refuelling, Saat Pesawat Haus dan Minum di Udara

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads