Tak Hanya Kejar Nilai, Ini Rahasia Leon Lulus dari ITB dengan IPK 4,00

ADVERTISEMENT

Tak Hanya Kejar Nilai, Ini Rahasia Leon Lulus dari ITB dengan IPK 4,00

Cicin Yulianti - detikEdu
Jumat, 30 Okt 2026 17:30 WIB
Wisudawan terbaik ITB
Wisudawan terbaik. Foto: ITB
Jakarta -

Momen wisuda Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun akademik 2026/2026 periode Agustus lalu dimeriahkan oleh tepuk tangan yang mengarah kepada sosok Juan Leonardo. Siapakah dia?

Pria yang akrab disapa Leon ini adalah lulusan dari program studi (prodi) Teknik Mesin, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB. Namanya jadi sorotan setelah diumumkan sebagai peraih IPK tertinggi dalam momen wisuda tersebut.

Bagaimana tidak, Juan memperoleh IPK sempurna, yakni 4,00. Simak kisah lebih lanjut dari Leon selama kuliah yuk!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak Ukur Keberhasilan dari IPK Semata

Meski demikian, Leon mengaku tak mau menjadikan IPK sebagai satu-satunya ukuran untuk menilai dirinya. Menurutnya, kemampuan seorang lulusan dinilai juga dari pemahaman akan ilmu dan penerapan ilmu yang berdampak.

ADVERTISEMENT

Pada awal masuk kuliah, Leon juga tidak menargetkan supaya meraih IPK tinggi. Bahkan, saat memilih jurusan pun ia belum tahu harus memilih apa.

"Sebelumnya saya belum tahu mau ke mana. Saya minta masukan dari guru, dan dari situ saya melihat saya cukup kuat di fisika. Akhirnya saya mengajukan untuk masuk teknik. Kalau di Indonesia, salah satu yang terbaik adalah ITB, dan saya memang lebih suka fisika," ujarnya, dikutip dari laman ITB, Jumat (30/10/2026).

Aktif Kembangkan Diri di Luar Kelas

Leon bukan termasuk mahasiswa kutu buku yang hanya aktif di kelas. Ia juga aktif mengembangkan diri lewat program double degree dengan kampus di China.

Selain itu, Leon juga ikut magang, bahkan proyek bersama dosen. Keaktifannya didasari oleh prinsip yang sebelumnya ia singgung bahwa kualitas mahasiswa tidak hanya diukur dari IPK, tetapi juga kontribusinya untuk sesama.

Dengan prinsip tersebut, Leon terpacu untuk mencoba banyak hal baru. Sejak semester 6, ia terlibat dalam proyek milik dosennya.

Ia langsung terjun ke lapangan untuk melihat permasalahan yang sebenarnya ada. Pengalaman tersebut menurutnya bisa membentuk cara berpikir sebagai calon insinyur.

Meski disibukkan oleh aktivitas akademik dan proyek, Leon tetap berusaha menyeimbangkan hidupnya sebagai anak muda. Ia tetap berjalan-jalan, mengeksplorasi kuliner, dan mencoba banyak hal baru lainnya.

Lika-liku Kuliah Teknik di ITB

Kuliah di Teknik Mesin ITB menurut Leon memiliki sederet tantangan. Setiap mata kuliah menurutnya ada kesulitannya tersendiri.

Leon memang tidak punya strategi tertentu selama belajar. Namun, satu hal yang membuatnya bisa menyelesaikan tantangan belajar adalah rasa ingin tahu yang tinggi.

"Saya cukup keras kepala untuk tahu kenapa jawabannya begitu. Kalau belum tahu, saya akan selalu cari tahu sampai menemukan alasannya," tuturnya.

Pencapaian Leon di akhir masa kuliah baginya tidak hanya lahir karena usaha sendiri. Bantuan dari teman-teman hingga para dosen membuatnya bisa meraih hal tersebut.

Ia mempersembahkan pencapaiannya di hari wisuda tersebut khusus untuk nenek dan ibu. Neneknya adalah sosok yang telah mendampingi Leon sejak kecil, sedangkan ibunya sudah merawatnya hingga saat ini.

Lulus dari Teknik Mesin ITB membuatnya jadi sosok yang harus selalu bertanggung jawab dan terus mengembangkan kemampuan. Setelah lulus, ia berencana untuk melanjutkan studi magister.

"Di Teknik Mesin ITB saya diajari, kalau ditanya bisa atau tidak, haram untuk bilang tidak bisa. Sebaik-baiknya saya akan berusaha mengemban amanah ini," kata Leon.

Kepada mahasiswa lain, Leon berpesan untuk selalu maksimal dalam menjalani perkuliahan. Ia mengingatkan mahasiswa untuk bisa mengelola waktu untuk kuliah, tugas, istirahat, dan kehidupan pribadi.

"Jangan pernah berhenti bertanya sampai tahu alasan yang jelas. Jangan hanya mengejar nilai, tetapi harus tahu why-nya," katanya.



(cyu/faz)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads