Tim Ekspedisi Patriot ITB Kembangkan Teknologi Kesehatan di Papua

ADVERTISEMENT

Tim Ekspedisi Patriot ITB Kembangkan Teknologi Kesehatan di Papua

Nikita Rosa - detikEdu
Selasa, 06 Okt 2026 06:30 WIB
lerehfarma.id ITB
TEP ITB di Papua. Foto: Dok ITB
Jakarta -

Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Institut Teknologi Bandung (ITB) Kluster Kesehatan mengembangkan platform informasi kesehatan untuk Distrik Yapsi, Jayapura, Papua. Bernama Lerehfarma.id, platform ini dirancang untuk meningkatkan literasi dan akses informasi kesehatan masyarakat.

Anggota TEP ITB Kluster Kesehatan, Cindy Avici Hutauruk, SFarm, mengatakan pengembangkan teknologi ini berdasarkan hasil survei dan temuan lapangan di sejumlah wilayah pelayanan kesehatan Distrik Yapsi. Dengan begitu, Lerehfarma.id menyediakan informasi mengenai layanan dan fasilitas kesehatan, ketersediaan obat, edukasi penyakit, data kesehatan, serta kanal pengaduan masyarakat.

Selain pemanfaatan teknologi digital, tim juga memberikan edukasi mengenai penyakit yang banyak menjadi perhatian masyarakat setempat, seperti malaria, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan skabies atau kudis. Para peserta seperti tenaga kesehatan, karang taruna, dan anggota PKK, didorong untuk meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga dan masyarakat di lingkungannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Edukasi Air Bersih dan Sanitasi

Tim juga membahas persoalan air bersih dan sanitasi dengan memberikan pelatihan untuk mengenali kondisi air menggunakan indikator pH universal. Kegiatan ini berkaitan dengan temuan lapangan mengenai keterbatasan sumber air di beberapa wilayah Distrik Yapsi.

Dalam pemeriksaan salah satu sumber air tadah hujan yang digunakan warga, tim memperoleh nilai pH 5, sementara pH air normal adalah 6 hingga 7. Temuan tersebut menjadi bahan edukasi mengenai pentingnya memperhatikan kualitas air.

ADVERTISEMENT

Dorong Keberlanjutan Edukasi Kesehatan

Tim juga menyediakan poster edukasi untuk ditempatkan di Pustu sebagai media pendukung bagi tenaga kesehatan dalam menyampaikan informasi pencegahan penyakit kepada masyarakat. Informasinya dibarapkan dapat diteruskan kepada masyarakat.



(nir/twu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads