Destry Damayanti resmi menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031. Ia mengucapkan sumpah jabatan pada 2 September 2026.
Sosok Destry bukanlah nama baru di lingkungan BI. Ia sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia periode 2019-2026 dan diamanatkan sebagai Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia pada Juli 206 lalu.
Gubenur BI terbaru ini menamatkan studinya di Indonesia dan Amerika Serikat. Penasaran seperti apa pendidikan Destry Damayanti? Begini profilnya.
Pendidikan Destry Damayanti
Menurut laman Bank Indonesia, Destry Damayanti meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada 1989. Namun, ada cerita unik sebelum Destry memutuskan untuk meraih gelar sarjana.
Semasa sekolah, Destry merupakan atlet tenis nasional. Ia pernah bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) dan SEA Games. Akan tetapi, di bangku SMA ia harus memilih antara tenis atau melanjutkan ke perguruan tinggi.
"Saya merasakan nyaman di tenis sampai saat SMA menjelang kuliah saya berpikir apakah saya terus di dunia ini (tenis) atau tidak. Karena menjadi atlet itu susah," ujarnya dalam The Inspiring Woman di CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.
Usai lulus SMA, Destry masih sempat mengikuti sejumlah turnamen tenis. Hingga akhirnya 3 bulan sebelum seleksi penerimaan mahasiswa baru yang saat itu disebut Sipenmaru, Destry memutuskan untuk kuliah.
Dengan waktu yang terbatas, Destry memaksimalkan persiapannya untuk mengikuti ujian. Pilihannya jatuh pada Fakultas Ekonomi UI.
"Saya pilih IPS karena suka yang kuantitatif, ya paling nggak bahasa Inggris saya nggak jelek-jelek amat waktu itu. Kalau IPA kan harus belajar lagi, akhirnya keterima di FE UI," ujarnya.
Setelah lulus dari Fakultas Ekonomi UI pada 1989, Destry langsung melanjutkan studi Master of Science dari Field of Regional Science Cornell University, New York, USA, dengan beasiswa.
Karier Destry Damayanti
Destry mengawali karier sebagai Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada tahun 2000-2003, peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 2005-2006, dan Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada tahun 2005-2011.
Pada 2011 hingga 2015, Destry diberi amanah sebagai Kepala Ekonom Bank Mandiri pada tahun 2011-2015 dan Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada tahun 2014-2015.
Kemudian pada 2015-2019, Destry menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ia pindah ke Bank Indonesia sebagai Deputi Gubernur Senior sebelum diberi tanggung jawab sebagai Gubernur Bank Indonesia terbaru periode 2026-2031.
Simak Video "BI Naikkan Rate Jadi 5,75%: Hadapi Gejolak Global, Jaga Rupiah & Inflasi "
(nir/nah)