Zohran Mamdani Larang Anak Sekolah TK-SMP NYC Pakai AI!

ADVERTISEMENT

Zohran Mamdani Larang Anak Sekolah TK-SMP NYC Pakai AI!

Nograhany Widhi Koesumawardani - detikEdu
Kamis, 03 Sep 2026 21:21 WIB
New York City Mayor Zohran Mamdani speaks about Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu at an unknown location, in this still image taken from handout video released July 21, 2026. NYC Mayors Office via YouTube/Handout via REUTERS    THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. MANDATORY CREDIT. NO RESALES. NO ARCHIVES
Foto: NYC Mayor's Office via YouTube/Handout via REUTERS
Jakarta -

Wali Kota New York City (NYC) Zohran Mamdani melarang anak sekolah TK hingga SMP menggunakan artificial intelligence (AI). Apa ya alasannya?

"Hari ini, saya bangga mengumumkan kebijakan AI yang komprehensif New York City, pertama-tama untuk sekolah negeri. Balai Kota (NYC) menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Ini adalah kebijakan paling komprehensif di manapun di negara ini," tegas Mamdani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Larangan ini berlaku untuk siswa sekolah TK B hingga SMP kelas 8 selama satu tahun ke depan, demikian dilansir dari ABC7NY, Kamis (3/9/2026). Kebijakan ini sekaligus membatasi waktu penggunaan layar untuk siswa yang lebih muda dan meluncurkan pelajaran literasi AI untuk siswa sekolah menengah atas (SMA).

Moratorium penggunaan generatif AI ini mulai berlaku pada tahun ajaran 2026-2027 ini akan memengaruhi hampir 600.000 siswa, atau sekitar dua pertiga dari jumlah siswa di sekolah negeri kota tersebut.

ADVERTISEMENT

"Moratorium ini merupakan komitmen untuk mempersiapkan masa depan dengan baik," kata Mamdani.

"Kami akan merangkul teknologi baru, tetapi hanya jika teknologi tersebut bermanfaat bagi siswa kami," imbuh Mamdani.

Dia menambahkan, kebijakan ini dimulai dengan prinsip yang mudah. Ada interaksi guru-murid, sesama murid dan lingkungan mereka.

"Dan mulai dengan prinsip yang mudah. Anak-anak memerlukan guru mereka, dan hubungan dengan manusia untuk belajar. Dan untuk berkembang mereka perlu mengembangkan kemahiran bersama rakan-rakan mereka. Membangun hubungan dengan guru mereka dan berjuang dengan masalah yang sulit dengan kemampuan mereka sendiri," jelas dia.

Mamdani menambahkan, industri teknologi ingin kita percaya bahwa AI dalam pendidikan awal tidak hanya tak terhindarkan tapi juga perlu. Namun, dia belum pernah melihat studi bahwa AI bermanfaat bagi siswa sekolah dasar hingga menengah.

"Kita tidak melihatnya begitu. Saya belum pernah melihat studi menunjukkan bahwa AI bermanfaat bagi pelajar di sekolah dasar dan sekolah menengah, dengan pengecualian tentu saja dari penelitian yang disponsori perusahaan-perusahaan untuk keuntungan mereka. Jadi mulai dari tahun ajaran sekolah ini kita akan moratorium satu tahun untuk penggunaan AI generatif untuk pelajar 2K (Kindergarten 2 alias TK B) hingga kelas 8 (SMP)," tegas dia.

Guru masih akan diizinkan menggunakan AI untuk perencanaan pelajaran dan pekerjaan administratif yang memenuhi standar keselamatan kota.

Kebijakan ini juga memperkenalkan pedoman waktu penggunaan layar yang baru, termasuk pembatasan penggunaan perangkat satu lawan satu untuk siswa termuda dan rekomendasi batasan harian 30 menit untuk kelas 3-5 dan 45 menit untuk kelas 6-8.



(nwk/pal)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads