Di Tangan Mahasiswa UB, Ampas Kacang Tanah Jadi Snack Bar di Vietnam

ADVERTISEMENT

Di Tangan Mahasiswa UB, Ampas Kacang Tanah Jadi Snack Bar di Vietnam

Novia Aisyah - detikEdu
Selasa, 18 Agu 2026 20:30 WIB
Mahasiswa UB ini manfaatkan ampas kacang tanah jadi snack bar di Vietnam
Mahasiswa UB ini manfaatkan ampas kacang tanah jadi snack bar di Vietnam. Foto: Universitas Brawijaya
Jakarta -

Siapa sangka ampas kacang tanah masih bisa jadi kudapan dan alternatif diversifikasi pangan. Di tangan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), Zahrah Nabila Ariq, ampas kacang tanah bisa menjadi snack bar.

Zahrah mengembangkan inovasi pangan ini dalam kegiatan International Community Development Thematic SDGs pada program Mahasiswa Membangun Desa - Doktor Mengabdi (MMD-DM) UB 2026. Ia melakukannya di bawah bimbingan Dr nat techn Sudarma Dita Wijayanti, STP, MSc, MP.

Tim pengabdian masyarakat Dr Sudarma juga berkolaborasi dengan University of Science and Education - The University of Da Nang (UED-UD), Vietnam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagaimana Cara Mengubah Ampas Kacang Tanah Jadi Snack Bar?

Snack bar ini memanfaatkan bagian padat yang dihasilkan ketika proses ekstraksi kacang tanah. Ampas itu tidak dibuang, tetapi dikeringkan dan diolah jadi bahan baku pembuatan snack bar, sebagai bagian dari implementasi zero waste dalam pengolahan pangan.

ADVERTISEMENT

Pada awal tahap membuatnya, fraksi padat (ampas) dipisahkan dari fraksi cair terlebih dulu saat proses ekstraksi susu kacang tanah. Lalu, ampas dikeringkan dengan oven atau disangrai.

Ampas yang kering lalu dicampur bahan penyusun lain seperti oat instan, kismis atau kurma, madu, peanut butter, dan mentega atau margarin. Terakhir, adonan dipadatkan dan dicetak sesuai bentuk yang dikehendaki, lalu dipanggang sampai tingkat kekerasan dan tekstur yang ideal.

Pemanfaatan ampas tersebut tidak cuma mengurangi bahan yang terbuang, tetapi juga memberi alternatif pemanfaatan hasil samping jadi produk yang punya nilai tambah dan praktis.

Pengembangan produk ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang juga menghasilkan beberapa produk olahan kacang tanah lain, yakni yoghurt kacang tanah dan peanut butter. Ketiganya dikembangkan dengan pendekatan pemanfaatan bahan secara optimal.

Pada tahap diseminasi, hasil pengembangan produk dituangkan ke dalam modul, poster, dan video tutorial sebagai media edukasi kepada masyarakat mitra di Da Nang, Vietnam.

Proses Uji Coba

Dalam pengembangan produk ini, Zahrah melakukan beberapa kali percobaan sejak Mei sampai Juli 2026 untuk memperoleh formulasi dan karakteristik yang sesuai. Proses uji coba dilakukan melalui penyesuaian komposisi bahan, penambahan bahan pendukung seperti oat dan buah kering, serta pengaturan suhu dan waktu memanggang.

"Hasil pengembangan menghasilkan snack bar kacang tanah dengan karakteristik tekstur yang renyah dan chewy serta cita rasa kacang yang khas. Untuk mengetahui tingkat penerimaan konsumen, dilakukan pula uji hedonik terhadap 34 panelis tidak terlatih," jelas Zahrah melalui keterangan tertulis UB (18/8/2026).

"Hasil pengujian menunjukkan bahwa produk memperoleh penerimaan yang baik pada atribut warna, aroma, rasa, tekstur, penampilan, dan penerimaan keseluruhan," katanya.

Pengembangan snack bar ini dilatarbelakangi tiga isu di Da Nang. Pertama, ada peningkatan timbulan limbah pangan di sana, dari 0,39 kg menjadi 0,52 kg per orang per hari.

Kedua, komoditas kacang tanah sangat melimpah di Vietnam tengah, tetapi pemanfaatannya di kalangan masyarakat lokal masih olahan sederhana seperti direbus, digoreng, atau disangrai, sehingga nilai tambahnya belum optimal.

Ketiga, ada tantangan masalah gizi berupa triple burden of malnutrition di Vietnam yang diiringi peningkatan tren kebutuhan akan alternatif camilan berbasis nabati (plant-based) yang praktis, ekonomis, dan bergizi.



(nah/nwk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads