Ini Julita, Siswi SMAN 1 Tabang Kaltim Pimpin Upacara Pengukuhan Paskibraka 2026

ADVERTISEMENT

Ini Julita, Siswi SMAN 1 Tabang Kaltim Pimpin Upacara Pengukuhan Paskibraka 2026

Nograhany Widhi Koesumawardani - detikEdu
Sabtu, 15 Agu 2026 16:22 WIB
Julita Rista Lestari, Paskibraka asal Kaltim yang memimpin upacara pengukuhan Paskibraka 2026 di Istana Negara
Foto: BPIP
Jakarta -

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 telah dikukuhkan di Istana Negara oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Upacara itu dipimpin Julita Rista Lestari, Paskibraka asal Kalimantan Timur (Kaltim).

"Dengan semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab, Julita dipercaya memimpin jalannya upacara pengukuhan Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026," demikian dilansir dalam akun instagram resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Sabtu (15/8/2026).

Julita merupakan siswi SMA Negeri 1 Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Puteri pasangan Tesalonika dan Maria itu memimpin 75 teman Paskibraka lainnya untuk membacakan ikrar, sambil memegang bendera Merah Putih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat pengukuhan, Julita memegang bendera Merah Putih yang diletakkanya di dada kiri sambil menghadap Kepala BPIP Yudian Wahyudi yang membacakan ikrar. Julita menirukan ikrar yang dibacakan Yudian dengan lantang, diiringi oleh ikrar teman-temannya.

ADVERTISEMENT

Berikut bunyi ikrar pengukuhan anggota Paskibraka:

Ikrar putera Indonesia
Aku mengaku putera Indonesia dan berdasarkan pengakuan itu
Aku mengaku bahwa aku adalah makhluk Tuhan Sang Maha Pencipta, dan bersumber pada-Nya
Aku mengaku bertumpah darah satu, Tanah Air Indonesia
Aku mengaku berbangsa satu bangsa Indonesia
Aku mengaku bernegara satu, Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945
Aku mengaku berjiwa dan berideologi satu, jiwa dan ideologi Pancasila, dan satu UUD negara republik Indonesia tahun 1945
Aku mengaku bertujuan satu, masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila
Aku mengaku kemerdekaan dalam kesatuan budaya bangsa
Aku mengaku sebagai generasi penerus, perjuangan besar kemerdekaan dengan akhlak dan ihsan menurut ridha Tuhan Yang Maha Esa,

Berdasarkan pengakuan-pengakuan ini dan demi kehormatanku sebagai kader bangsa aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku untuk mengamalkan semua pengakuan ini dalam karya hidupku sehari-hari

Semoga Tuhan yang Maha Esa memberkati niatku ini dengan taufik dan hidayah-Nya serta inayah-Nya.

"Adik Julita Rista Lestari, lepaskanlah Sang Merah Putih, ambillah dengan kedua tanganmu, dan ciumlah Sang Merah Putih," demikian instruksi Yudian seperti dilansir dari YouTube live BPIP, Sabtu (15/8/2026).

Julita melepas lalu mencium bendera Merah Putih diiringi instrumen lagu Padamu Negeri ciptaan Kusbini yang dimainkan Band Kepresidenan Paspampres. Selanjutnya tampak Wapres Gibran berdiri di depan Julita, membacakan pernyataan pengukuhan.

Dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Pusat tahun 2026 yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus tahun 2026, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara,

Jakarta 15 Agustus 2025

Wakil Presiden Gibran Rakabuming

Gibran lalu maju ke depan Julita, memasang logo Bendera Merah Putih dan Garuda serta kendit berwarna hijau, sebagai penanda bahwa Paskibraka 2026 telah resmi dikukuhkan. Julita lalu kembali dan memimpin penghormatan kepada pembina upacara Pengukuhan Paskibraka 2026, Wapres Gibran.

Tampak hadir dalam pengukuhan Mensesneg Prasetyo Hadi, Menko Polkam Djamari Chaniago, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, Seskab Teddy Indra Wijaya. Hadir juga, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta jajaran pimpinan BPIP.

Cucu Kades Umaq Dian Asli Kukar

Julita yang memiliki tinggi badan 174 cm merupakan cucu dari Kepala Desa Umaq Dian, Tabang, Udau, demikian dilansir dari situs Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar)

Perjalanan Julita menuju seleksi tidak mudah. Julita mengikuti proses awal di daerahnya, yang meliputi tes wawasan kebangsaan dan tes umum berbasis komputer di sekolah. Ia mengaku termotivasi mengikuti Paskibraka karena ingin meneruskan jejak orang tuanya yang pernah menjadi anggota paskibraka di tingkat kecamatan.

"Saya ingin melanjutkan apa yang pernah dicapai orang tua saya. Selain itu, saya juga merasa memiliki potensi dari segi fisik," ungkapnya.

Sebelum berangkat ke Jakarta, Julita tinggal di Tenggarong selama 3 minggu, untuk mengikuti beberapa rangkaian mulai dari latihan menari, bahasa Inggris, pengetahuan umum, mental hingga fisik, dan lain sebagainya.

Ia mengungkapkan, seluruh kebutuhan keberangkatan peserta dari Tabang difasilitasi oleh pihak kecamatan, mulai dari transportasi hingga uang saku dan tempat tinggal sementara.

"Kami difasilitasi dua mobil untuk tujuh orang, uang saku, serta tempat tinggal sementara di rumah staf kecamatan," jelasnya.

Julita menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri yang telah menerimanya di rumah dinasnya.

"Sekali lagi terima kasih banyak pak yang telah memberikan suport dan dukungannya kepada saya, mudah mudahan saya lolos Paskibraka Nasional," ucapnya dengan tersipu malu malu, di hadapan Bupati Aulia.

Selamat bertugas di Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Julita dan teman-teman Paskibraka 2026!



(nwk/nwk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads