Remaja Ini Pecahkan Rekor Jadi Profesor Termuda di Usia 18 Tahun, Kok Bisa?

ADVERTISEMENT

Remaja Ini Pecahkan Rekor Jadi Profesor Termuda di Usia 18 Tahun, Kok Bisa?

Devita Savitri - detikEdu
Sabtu, 01 Agu 2026 15:00 WIB
Nathan Thomas
Nathan Thomas, peraih gelar profesor termuda di usia 18 tahun. Foto: Dok. Guiness World Record
Jakarta -

Perkenalkan ini Nathan Thomas, pemegang gelar profesor termuda sepanjang sejarah dari Guinness World Record (GWR). Bagaimana tidak, Nathan resmi memulai kariernya sebagai profesor di usia 18 tahun 346 hari, kok bisa?

Diketahui Nathan meraih gelar profesor termuda sepanjang sejarah pada 2023. Ia memecahkan rekor sebelumnya milik Colin Maclaurin yang menjadi profesor laki-laki pada usia 19 tahun di 1717, atau sekitar 306 tahun yang lalu.

Gelar yang diraih Nathan juga 16 lebih muda dari Alia Sabur ketika ia mendapatkan gelar profesor termuda perempuan di usia 18 tahun 362 hari pada 2008. Kini, Nathan mengajar sebagai profesor di Miami Dede College.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ikut Program Kuliah Ganda

Nathan memulai menempuh studi di jenjang pendidikan tinggi pada usia yang sangat muda, yakni 10 tahun. Kala itu, ia mengikuti program kuliah ganda di Miami Dede College.

ADVERTISEMENT

Ketika berusia 14 tahun, ia pindah ke Florida International University dan menyelesaikan kuliahnya. Saat sebagian besar siswa memulai pendidikan menengah, Nathan berhasil meraih gelar Sarjana dan Magister Teknik Elektro pada usia 18 tahun.

Kedua gelar tersebut diraihnya dengan predikat Cum Laude. Usai menyelesaikan studi, Nathan kembali ke Miami Dede College.

Pada Agustus 2023, ia mulai mengajar di kelas COP 2270:C untuk Insinyur. Meskipun mengajar mahasiswa yang memiliki umur sama dengannya, Nathan tak gentar.

Sebagai dosen, ia tetap menguasai ruangan memberikan materi pelajaran komputasi dan pemrograman yang kompleks. Bagi Nathan, semua orang di sana punya alasan yang sama yakni untuk belajar. Dengan begitu, usia menurutnya bukanlah faktor penentu.

"Saya hanya fokus untuk melakukan pekerjaan saya dengan baik dan membantu siswa dengan cara apa pun yang saya bisa. Jika seseorang bersedia berusaha, itu (hal) yang benar-benar penting bagi saya," ungkap Nathan dikutip dari laman resmi GWR, Sabtu (1/8/2026).

Matematika Jadi Mapel Favorit

Sejak kecil, Nathan disebut sangat menyukai belajar dan tertarik dengan bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Dari bidang tersebut, matematika disebut menjadi mata pelajaran yang cocok baginya.

Prestasi ini juga tak lepas dari peran kedua orang tuanya yang merupakan seorang insyiur. Nathan bercerita bila ia tumbuh di lingkungan akademisi dengan cara berpikir yang unik.

"Ibu saya punya cara untuk membuat segala sesuatu terasa sederhana meskipun sebenarnya tidak, dan saya rasa sebagian dari hal itu melekat pada saya lebih dari yang saya sadari saat itu," sampainya.

Pemikiran itu yang juga ia bawa kepada para mahasiswanya. Ia senang jika materi yang disampaikan dipahami dengan baik oleh mahasiswa.

"Anda bisa melihatnya terjadi secara langsung, ketika sebuah konsep yang terasa mustahil beberapa menit yang lalu tiba-tiba menjadi masuk akal. Ini memberikan kepuasan yang berbeda dibandingkan menyelesaikan masalah sendiri, hampir seperti merasakan kembali perasaan itu melalui orang lain," kata Nathan lagi.

Kini Nathan berusia 21 tahun dan masih haus akan ilmu baru. Saat ini, ia tengah menempuh program juris doctor di University of Miami School of Law dan ditargetkan lulus pada 2028.

Pasca lulus, Nathan akan bekerja di bidang hukum kekayaan intelektual dengan fokus STEM. Nathan meyakini setiap orang memiliki jalan yang berbeda, namun pastikan detikers menjalani hal yang benar-benar disukai.

"Menurut saya, lebih baik mencari tahu apa yang benar-benar cocok untuk Anda dan tetap berpegang pada hal itu, meskipun terasa lambat. Hasilnya mungkin tidak langsung terlihat, tetapi saya benar-benar percaya hasilnya akan datang seiring waktu jika Anda terus hadir dan berusaha keras," pesan Nathan.



(det/pal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads