Kisah Mutiara, Anak Penjual Tahu Peraih Beasiswa di ITB

ADVERTISEMENT

Kisah Mutiara, Anak Penjual Tahu Peraih Beasiswa di ITB

Nikita Rosa - detikEdu
Jumat, 24 Jul 2026 18:15 WIB
Mutiara Putri Azzahra.
Mutiara Putri Azzahra. (Foto: Laman Resmi ITB)
Jakarta -

Mutiara Putri Azzahra berhasil mengamankan kursinya di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung (FMIPA ITB) melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Di balik prestasinya itu, ada perjuangan dan doa dari orang tua.

Mutiara terlahir dari keluarga sederhana. Saptono, ayahnya yang berjualan tahu keliling, sudah melihat potensi dan kemauan belajar yang besar dari anaknya sejak dini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski ada kendala ekonomi untuk mengikutisertakan Mutiara dalam bimbingan belajar, Saptono rajin membelikannya buku belajar.

"Itikad dan kemauan Mutiara sangat kuat. Akhirnya, saya membelikannya buku panduan," ujar Saptono dalam laman ITB Kamis (23/7/2026).

ADVERTISEMENT

Saptono sering melihat Mutiara belajar hingga malam. Saat menemui materi yang belum dipahami, Mutiara berusaha mencari penjelasan melalui YouTube.

Di tengah kesibukan akademiknya, Mutiara masih aktif dalam organisasi Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di sekolah. Ia juga mengajar mengaji secara privat kepada anak-anak taman kanak-kanak setelah pulang sekolah.

Tidak Ingin Kuliah

Mutiara awalnya tidak merencanakan kuliah. Ia ingin bekerja dulu untuk membantu ekonomi keluarga.

Tapi pintu untuk meraih pendidikan tinggi itu terbuka saat Mutiara memenuhi syarat mengikuti SNBP. Gurunya mendorong Mutiara untuk mencoba mendaftar.

Mutiara kemudian berdiskusi dengan ayahnya mengenai jurusan yang sesuai dengan minatnya. Sejak sekolah, ia menyukai ilmu pengetahuan alam, terutama biologi dan kimia. Saptono pun merekomendasikan ITB karena yang sejalan dengan ketertarikan putrinya.

"Saya mencoba mendaftar ke ITB dan alhamdulillah diterima," kata Siswa SMA Plus Al-Ghifari Bandung itu.

Kabar kelulusan itu menjadi kebahagiaan besar bagi keluarga. Namun kebahagiaan itu disertai kekhawatiran karena biaya pendidikan.

Tak lama kemudian, Mutiara dikabarkan lulus sebagai penerima bantuan KIP Kuliah. Dengan bantuan ini, Mutiara bisa mengikuti perkuliahan gratis hingga lulus.

Mutiara menyadari kesempatan berkuliah di ITB tidak terlepas dari pengorbanan kedua orang tuanya. Selama berkuliah nanti, Mutiara bertekad belajar dengan sungguh-sungguh untuk membantu keluarganya.

"Insyaallah, saya ingin lulus tepat waktu dan mendapatkan pekerjaan yang baik. Kelak, Ayah dan Ibu tidak perlu lagi memikirkan biaya. Saya ingin membantu dan menanggung kebutuhan keluarga," tuturnya.



(nir/pal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads