Presiden Prabowo Subianto telah melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto menjadi Gubernur Universitas Republik Indonesia. Penunjukan ini juga tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 80/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia.
Donny kini menjabat Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan). Ia juga menduduki sejumlah jabatan penting sebelum dilantik menjadi Wamenhan pada 21 Oktober 2024.
Profil Pendidikan Donny Ermawan Taufanto
Donny merupakan pria kelahiran Surakarta pada 12 Desember 1965. Dikutip dari laman resmi Kementerian Pertahanan RI, ia memiliki riwayat pendidikan sebagai berikut:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Akademi Angkatan Udara (1998, sebagai Lulusan Terbaik)
- Sekolah Penerbang (1989)
- Pendidikan Instruktur Penerbang
- Sekolah Komando Kesatuan TNI Angkatan Udara (1997)
- Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (2003, Command and Staff College-Australia)
- Sekolah Staf dan Komando TNI (2013, sebagai Lulusan Terbaik Bidang Karya Tulis)
- Lembaga Ketahanan Nasional (2017).
Kiprah Karier Donny Ermawan Taufanto
Sementara, riwayat jabatan yang pernah ia emban adalah:
- Perwira Instruktur Penerbang Skadik 102 Lanud Iswahjudi (1995)
- Komandan Skadron Udara 15 Wing 3 Lanud Iswahjudi (2003)
- Kepala Dinas Operasi Lanud Iswahjudi (2008-2009)
- Atase Pertahanan RI di Brazil (2009)
- Perwira Pembantu Utama I/Perencanaan Staf Personel Angkatan Udara 2013)
- Komandan Pangkalan TNI AU Iswahjudi (2014-2015)
- Kepala Staf Komandon Operasi Angkatan Udara II (2015-2017)
- Waka Badan Intelijen Strategis TNI (2017)
- Staf Khusus Kasau (2017-2018)
- Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI AU (2018-2019)
- Panglima Komando Operasi Udara II (2019-2020)
- Sekjen Kemhan RI (2020-2024)
- Wakil Menteri Pertahanan RI (2024-per Juli 2026 masih menjabat).
Catatan Tanda Jasa Donny Ermawan Taufanto
Sejumlah tanda jasa yang pernah didapat oleh Donny Ermawan Taufanto di antaranya:
- Satyalancana Kesetiaan VIII Tahun (1997)
- Satyalancana Dwidya Sistha (2001)
- Satyalancana Kesetiaan XVI Tahun (2004)
- Satyalancana Dwidya Sistha I (2006)
- Satyalancana Dwidya Sistha II (2006)
- Satyalancana Dharma Nusa (2007)
- Satyalancana Kesetiaan XXIV Tahun (2013)
- Bintang Yudha Dharma Nararya (2016)
- Satyalancana Wira Nusa (2017)
- Satyalancana Wira Siaga (2018)
- Bintang Yudha Dharma Pratama (2018)
- Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya (2018)
- Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama (2018)
- Satyalancana Dharma Dirgantara (2019)
- Bintang Dharma (2020).
Tentang Universitas Republik Indonesia
Sebelumnya, dalam jumpa pers di kompleks Istana Kepresidenan pada Rabu (22/7/2026), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Universitas Republik Indonesia dibentuk untuk memperkuat kelembagaan bidang pendidikan, khususnya dalam mempersiapkan calon pemimpin bangsa yang akan menjajaki dunia pemerintahan, baik di sektor ASN maupun BUMN.
"Ada satu pejabat yang pada sore hari ini juga akan dilakukan pelantikan, yaitu adalah Pimpinan Lembaga Universitas Republik Indonesia, yang mana ini adalah bagian dari yang dalam berbagai kesempatan sudah disampaikan oleh Bapak Presiden kita ingin memperkuat kelembagaan," kata Prasetyo Hadi.
"Terutama kelembagaan pendidikan kita untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin-pemimpin bangsa yang akan mengawaki pemerintahan, baik yang di ASN, pegawai negeri, maupun di BUMN-BUMN kita. Jadi akan ada dua pejabat yang pada sore hari ini akan dilantik," jelasnya lagi.










































