×
Ad

Mendikdasmen Lepas 100 Peserta Olimpiade Internasional: Kalian Pahlawan!

Cicin Yulianti - detikEdu
Selasa, 14 Jul 2026 12:24 WIB
Sebanyak 100 peserta olimpiade internasional perwakilan Indonesia siap berlaga di berbagai negara. Mendikdasmen beri pesan bagi para siswa. Foto: Cicin Yulianti/detikcom
Jakarta -

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti resmi melepas delegasi siswa Indonesia yang akan berlaga di berbagai ajang olimpiade sains dan keterampilan tingkat internasional. Ada sebanyak 100 siswa yang berlaga.

"Tapi saya ingin menekankan, pertama, tadi disampaikan oleh Ibu Sekjen bahwa kalian semua adalah duta-duta Indonesia. Partisipasi kalian di forum internasional itu tidak hanya membawa nama pribadi, tapi juga nama sekolah, yang lebih besar lagi adalah tentu saja keluarga, bangsa, dan negara," kata Mu'ti di Gedung A Kemendikdasmen, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2026).

Mu'ti mengatakan beban yang ditanggung para peserta memang tidak mudah. Mereka akan membawa nama Indonesia ke ajang tersebut.

"Saya lihat wajah-wajah kalian ini wajah kurang tidur semua ya. Namanya anak olimpiade, pasti sibuk belajar," canda Mu'ti.

Mu'ti menyoroti perbedaan perlakuan antara anak muda yang berprestasi dalam bidang akademik dan olahraga. Menurutnya, prestasi olimpiade kerap kali 'sunyi' dibandingkan olahraga.

"Atlet juara dunia hadiahnya miliaran, tapi kalian berjuang dalam kejuaraan yang sunyi. Bahkan mungkin saat menang pun menterinya belum tentu tahu. Realitas ini tidak boleh terjadi lagi. Kalian adalah pahlawan Indonesia," tegasnya.

Dari Olimpiade Astronomi hingga Menghias Kue

Dalam laporannya, Sekretaris Jendral Kemendikdasmen Suharti mengungkap pada tahun 2026 ini, Indonesia mengirimkan delegasi untuk 16 ajang internasional.

Bidang yang dilombakan mulai dari sains, matematika, kecerdasan buatan (AI), hingga keterampilan vokasi seperti kuliner.

"Kita akan mengirim dan sedang mengirim 16 ajang internasional. Bidangnya sangat beragam sains, matematika, kimia, biologi, fisika, geografi, informatika, kecerdasan artifisial yang baru kita mulai tahun kemarin, ekonomi, kebumian, astronomi dan astrofisika, juga debat, kemudian juga ada inovasi dan keterampilan vokasi, dan kuliner juga ada," kata Suharti.

Sebagai motivasi kepada para delegasi, Suharti juga menceritakan beberapa prestasi yang ditorehkan siswa pada tahun sebelumnya. Misalnya pada bidang astronomi yang berhasil meraih emas dan tim AI yang langsung menyabet empat medali pada debutnya di Beijing.

Ia juga menginformasikan perolehan siswa pada ajang tahun ini. Beberapa siswa sudah mulai berkompetisi dan meraih medali.

"Nah, tahun ini tadi sudah diinformasikan sudah dapat lima medali satu emas, dua perak, dan dua perunggu dari Olimpiade Fisika. Nah, yang sedang bertanding sekarang sedang ada di luar negeri, ada ajang untuk Olimpiade Matematika, Biologi, Kimia, Ekonomi, dan juga ada lomba debat. Mudah-mudahan mereka pulang membawa hasil yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," katanya.

Mu'ti kembali memberikan semangat kepada para delegasi. Ia berharap prestasi ini membuat para delegasi lebih mudah melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.

"Jangan berhenti hanya sampai menjadi juara. Ini baru rintisan awal untuk menjadi penemu dan ilmuwan yang memajukan peradaban manusia," pesannya.



Simak Video "Video: Momen Prabowo Minta Maaf Belum Bisa Bawa Pencak Silat ke Olimpiade"

(cyu/twu)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork