Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan, yang paling penting dimiliki generasi muda tidak hanya ilmu pengetahuan, melainkan juga mindset yang kuat dan visi besar dalam menatap masa depan. Ia melayangkan pesan ini kepada kepada para awardee Beasiswa LPDP RI Angkatan 277.
"Berpikir itu kan gratis, ya pikir yang baik-baik lah. Karena Tuhan itu akan berkehendak sesuai dengan prasangka hamba-Nya," ujar Prof Arif Satria, dikutip dari unggahannya pada Sabtu (11/7/2026), ditulis dan dikutip Minggu (12/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mencontohkan China yang dulunya negara miskin, tetapi sekarang menjadi negara yang merajai teknologi. Prof Arif menegaskan ia bukan pengagum negara-negara lain, tetapi ia menjelaskan bahwa keadaan bisa berubah. Seperti halnya China yang bangkit karena punya visi dan optimisme.
"Saya bukan pengagum negara-negara lain, tapi ini menunjukkan fakta bahwa yang dulunya miskin bisa menjadi kaya. Yang dulunya tidak terlalu pintar menjadi penguasa teknologi. Yang dulunya kecil menjadi besar," kata Arif.
"Jadi saya kira yang perlu dibangun bangsa Indonesia adalah mindset tadi. Mindset bahwa yang kecil nggak selamanya kecil, yang besar nggak selamanya besar," imbuhnya.
Prediksi Indonesia Negara 4 Terbesar pada 2050 Versi Goldman Sachs
Ia turut memaparkan prediksi bank investasi multinasional Goldman Sachs, yakni pada 2050-2075, Indonesia bisa menjadi negara dengan perekonomian terbesar nomor 4 di dunia setelah China, Amerika Serikat, dan India. Namun, ada syaratnya jika ingin mencapai hal itu.
"Nah, syaratnya apa? Syaratnya pertumbuhan konsisten. Kalau pertumbuhannya 7%, 6,5%, 6%, di atas 5% maka kita akan bisa mencapai apa yang diprediksi oleh Goldman Sachs ini," ungkapnya.
Ia menegaskan, BRIN membutuhkan LPDP sekaligus para awardee dalam hal riset yang berkontribusi terhadap pembangunan.
"Perubahan memang selalu menjadi bagian dari perjalanan. Hanya mereka yang memiliki daya saing tinggi, berpandangan visioner, serta senantiasa berpikir positif yang akan membawa Indonesia menuju puncak kedigdayaan," pesan Arif kepada para awardee Beasiswa LPDP.
"Selamat menempuh perjalanan panjang di negeri orang, lalu pulanglah untuk menjadi seorang pemenang," pungkasnya.











































