×
Ad

Cerita Para Pelajar Ikut Program Istana untuk Anak Sekolah, Seru Banget Nih!

Callan Rahmadyvi Triyunanto - detikEdu
Selasa, 28 Apr 2026 06:00 WIB
Foto: (Tangkapan layar IG Kantor Staf Presiden RI)
Jakarta -

Program Istana untuk Anak Sekolah resmi dibuka pada Selasa (7/4/2026) atas instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Ratusan siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan berkesempatan mengunjungi Istana Kepresidenan untuk melihat dari dekat pusat pemerintahan sekaligus belajar mengenai sejarah bangsa dalam suasana yang edukatif.

Istana Kepresidenan telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung dan skema kunjungan khusus guna menjamin kenyamanan serta keamanan para siswa selama mengikuti program ini. Fasilitas tersebut mencakup pemandu khusus yang menjelaskan sejarah gedung-gedung di kompleks Istana, akses ke area-area bersejarah yang selama ini tertutup untuk umum, hingga penyediaan transportasi untuk memudahkan mobilitas para pelajar selama berkeliling.

Lantas, seperti apa pengalaman dan keseruan para pelajar saat mengeksplorasi sudut-sudut bersejarah di Istana Kepresidenan? Berikut detikEdu rangkum cerita menarik para peserta program Istana untuk Anak Sekolah!

Febi, salah satu siswa SMAN 2 Jakarta, menyatakan kekagumannya atas kesempatan langka ini. Ia merasa sangat terinspirasi setelah melihat langsung suasana di lingkungan Istana.

"Menurut saya Istana Kepresidenan bagus sekali, tempatnya sejuk dan asri. Sesi pematerian tadi juga seru, pembawa materinya sangat memberikan inspirasi bagi kami generasi muda," ujar Febi, dikutip laman Sekretariat Kabinet (Setkab).

Cerita antusias juga datang dari Azhari, siswa SMP Negeri 39 Jakarta. Meski sebelumnya sudah pernah datang ke kawasan Istana saat penyambutan tamu negara, kesempatan untuk masuk ke dalam bangunan utama menjadi pengalaman pertamanya.

"Kalau ke area Istana saya sudah dua kali waktu penyambutan PM (Perdana Menteri) Tiongkok dan ini yang kedua kalinya. Untuk masuk ke dalam ini baru pertama kalinya," ujarnya.

Azhari pun menaruh harapan besar dan ucapan syukur atas inisiatif program ini.

"Kalau aku ketemu sama Pak Presiden jujur aku mau mengucapkan banyak terima kasih karena sudah memberikan kita banyak kesempatan untuk mengunjungi Istana dan memberikan sambutan kepada tamu luar negeri," tambahnya.

Hal serupa dirasakan Tri Fauziah dan Najma yang untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di Istana. Mereka mengaku takjub melihat langsung berbagai simbol kenegaraan, hingga memunculkan mimpi untuk bisa kembali suatu hari nanti sebagai bagian dari lingkungan kerja Istana.

"Sesuai ekspektasi banget sih. Banyak foto-foto pahlawan, patungnya juga, tertata rapi, bersih, wangi," ujar mereka kompak.

Rasa kagum pada interior Istana juga diungkapkan Sayid Mardhatillah Akbar. Pengalaman ini rupanya memupuk ambisinya untuk berkontribusi bagi negara, bahkan ia menyebut cita-citanya menjadi Menteri Keuangan atau Presiden.

"Kalau untuk Pak Presiden makasih sudah mengajak kami ke sini, semoga nanti teman-teman kami di sekolah lain maupun di sekolah kami yang belum sempat ke sini bisa datang ke sini," ujar Sayid, dikutip laman Setkab.

Sementara itu, Aisyah dan Jessica menemukan inspirasi dari sisi yang berbeda. Bagi mereka, koleksi seni dan arsitektur Istana yang megah menjadi daya tarik tersendiri yang sukses membuka wawasan baru.

"Aku sendiri kagum sama beberapa lukisan karena di situ banyak banget lukisan dari beberapa pelukis yang terkenal," ujar Jessica.

"Aku juga sama saat aku lihat lukisan, terus corak-corak bangunannya itu bagus banget," timpal Aisyah.

Bergeser ke SMP Negeri 60 Jakarta, ada Zahira Maulidya Handayani yang mengaku merasa terkejut saat pertama kali mengunjungi Istana Merdeka. Baginya, momen ini menumbuhkan rasa kebanggaan tersendiri.

"Saya kagum dan terkejut karena ternyata Istana Merdeka sangat besar dan megah. Saya merasa bangga karena mendapat kesempatan untuk datang ke sini dan belajar banyak hal baru. Semoga kami bisa berkesempatan datang lagi ke sini," kata Zahira, dikutip laman Sekretariat Negara (Setneg).

Pengalaman edukatif yang tak terlupakan juga dirasakan Arshadzabi Ganendra, siswa SMP Negeri 115 Jakarta.

"Kegiatan ini sangat seru dan edukatif. Kami mendapatkan banyak informasi baru, termasuk melalui video edukasi tentang kementerian. Ini merupakan pengalaman spesial karena tidak semua orang dapat berkesempatan datang ke sini," ujar Arshadzabi.

Dari SMA Taruna Nusantara, Revan mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam. Kunjungan ini bagaikan mimpi yang menjadi kenyataan baginya.

"Saya sangat senang sekali, dengan kesempatan saya berkunjung ke Istana Kepresidenan ini, karena dari kecil belum ada mimpi, saya ke sini, tapi alhamdulillah saat ini tersampaikan bahwa saya ada di sini. Terima kasih bapak Presiden," kata Revan, seperti dikutip dari unggahan Kantor Staf Presiden RI di media sosial, Senin (27/4/2026).

Kesan yang cukup unik justru diberikan oleh siswa SMA Taruna Nusantara lainnya, Rizmad Suratman, yang mengungkapkan rasa terima kasihnya melalui bahasa asing.

"Saya ingin mengucapkan ya, 'tebya lyublyu' yang berarti 'saya cinta bapak' dalam bahasa Rusia," ujar Rizmad.

Sementara itu, Shafira Elyshia, siswi SMA Taruna Nusantara, turut menitipkan harapan mulia agar semangat yang ia rasakan hari ini dapat menjangkau seluruh anak di pelosok negeri.

"Terutama pada kesempatan kepada anak-anak di Indonesia, semoga mereka semua bisa berkunjung ke sini, karena tidak hanya kami bisa menginjakkan, tapi kami juga bisa merasakan bahwasanya kami sangat termotivasi dan juga terinspirasi dan mungkin siapa tahu habis dari sini, sebagian besar dari kami bercita-cita untuk menjadi salah satu penerus bangsa di masa depan," pungkas Shafira.



Simak Video "Prabowo Tegaskan RI Tak Akan Campuri Urusan Negara Lain"

(nwk/nwk)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork