Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar kembali menggelar kompetisi tahunan Festival Lomba dan Kreasi Al Azhar (Felka) 2026, Jumat (17/4/2026). Felka 2026 diikuti oleh siswa Al Azhar dari jenjang TK, SD, SMP, dan SMP.
Pada jenjang TK ada 6 mata lomba yang diujikan, yakni tahfidz, pildacil (dai cilik), adzan, solo vocal, storytelling, dan menari. Sedangkan jenjang SD terdapat 13 mata lomba, dari tari kreasi, menyanyi, gambar bercerita, MHQ, MTQ, dacil, adzan, coding scratch, baca puisi, bercerita, dan storytelling.
Kepala Sekolah SD Islam Al Azhar 1 Kebayoran Baru, Nardiyanto M Pd menjelaskan Felka 2026 merupakan gelaran tahun keenam, di mana sekolah yang ia pimpin menjadi tuan rumah. Gelaran Felka menurutnya bertujuan untuk memupuk jiwa kompetisi siswa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi anak-anak itu sudah belajar, sudah berlatih, kemudian kita berikan ajang lomba. Di samping itu juga selain mengembangkan bakat dan minat anak-anak, (Felka) juga ingin memupuk tali silaturahim Al Azhar," katanya di sela-sela acara Felka 2026 di SD Islam Al Azhar 1 Kebayoran Baru, Jumat (17/4/2026).
Diikuti TK dan SD Al Azhar Se-Indonesia
Felka 2026 diikuti oleh siswa Al Azhar se-Indonesia. Nurdiyanto menyebut tidak hanya kelas tinggi, siswa kelas rendah juga diperkenankan mendaftar, asal mereka tercatat sebagai murid YPI Al Azhar.
"Jadi semuanya anak itu boleh dikirimkan sebagai utusan sekolah dan ini tentunya dalam rangka pengembangan potensi anak. Pengembangan potensi anak tidak mengenal usia," urainya.
Lebih dari seribu peserta yang terdiri dari 867 siswa SD dan 278 murid TK mendaftar Felka 2026. Mereka sebelumnya melalui babak penyisihan yang dilakukan secara daring. Sepuluh peserta terbaik kemudian bertanding luring di SD Islam Al Azhar 1 Kebayoran Baru pada 17-18 April 2026.
Nurdiyanto menyebut, ada sekitar 150 siswa SD dan 139 murid TK yang bertarung di final Felka 2026. Para juara nantinya akan mendapatkan uang pembinaan, piagam penghargaan, dan trofi.
Tak hanya itu, setiap juara dari mata lomba akan dibina lebih lanjut untuk menjadi perwakilan Al Azhar di ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Ajang Nasional dengan Sertifikat Terkurasi Puspresnas
Kepala Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah YPI Al Azhar, Dra Ai Kiki Rokibah menyatakan Felka termasuk dalam ajang berstandar nasional.
Tidak hanya itu, Al Azhar telah mendaftarkan Felka sebagai ajang yang terkurasi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen. Dengan demikian, sertifikat yang didapatkan para juara nantinya bisa jadi bukti pendukung prestasi dan bisa digunakan untuk menempuh jenjang studi selanjutnya melalui jalur prestasi atau mendaftar beasiswa.
"Prestasi itu harus terstandar yang dikeluarkan oleh Puspresnas. Kami sebagai penyelenggara itu akan memiliki seluruh data, data juri nasional, juknis, juklaknya. Anak yang dapat juara satu, dua, tiga itu terstandar dengan lomba yang diadakan oleh Kemendikdasmen," kata Ai Kiki.
Tidak hanya peserta yang berjuang, Ai Kiki juga menyinggung peran penting guru dan orang tua dalam mendukung peserta Felka 2026. Ia menjelaskan setelah peserta terpilih, sekolah menyediakan guru pendamping, pembina, dan pelatih mumpuni di bidang masing-masing.
"Di-support juga oleh orang tua. Kami punya yang namanya Jamiah (semacam komite sekolah). Mereka juga sangat men-support," imbuh Ai Kiki lagi.
Ingin Juara Umum
Peserta Dai Cilik dari SD Islam Al Azhar 1 Kebayoran Baru, Shafa Queensha Purwandana bercerita keinginannya ikut lomba Felka 2026 bidang Dai karena ia kagum dengan kemampuan para Dai yang ia tonton. Lolos dari babak penyisihan, sosok yang akrab disapa Queensha itu mengaku sudah berlatih selama 3 sebelum perlombaan digelar.
Waktu-waktu latihan tidak dianggapnya sebagai beban tambahan, meski berlangsung di luar jam belajar. Ia menyebut waktu latihan sangat menyenangkan karena dilakukan bersama teman-temannya, meski mata lomba yang diikuti berbeda.
Queensha mengaku ia sempat kesulitan mengatur waktu ketika berlatih. Namun, guru-gurunya selalu memiliki cara agar motivasinya kembali tumbuh.
"Biasanya sih ada beberapa sesi curhat gitu, terus jadinya aku bisa terbuka, (tantangan teratasi) dengan motivasi-motivasi dari guru.
Mewakili sekolahnya di tingkat nasional, Queensha berharap bisa menang di Felka 2026. Ia juga ingin menjadi penyumbang prestasi agar sekolahnya menjadi juara umum.
"Harapannya menang, jadi juara umum, terus dapatkan hasil yang terbaik," ucapnya lagi.
(det/twu)
