Tips Agar Tak Pusing-Ngantuk Saat Mudik dari Pakar UGM, Pemudik Catat!

Tips Agar Tak Pusing-Ngantuk Saat Mudik dari Pakar UGM, Pemudik Catat!

Devita Savitri - detikEdu
Selasa, 17 Mar 2026 17:30 WIB
Ilustrasi mudik lebaran
Ilustrasi mudik. Tips agar tak pusing dan ngantuk di perjalanan saat mudik, cek! Foto: Getty Images/Rani Nurlaela Desandi
Jakarta -

Menjadi tradisi setahun sekali, mudik merupakan momen paling ditunggu saat menyambut Hari Raya Idul Fitri. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksikan ada 143,91 juta orang yang mudik pada Lebaran 2026.

Moda transportasi yang paling banyak digunakan adalah mobil pribadi. Mudik dengan mobil pribadi, motor, atau bahkan transportasi umum bukanlah hal yang mudah.

Ketika mudik dengan moda transportasi apapun itu, terutama mobil dan motor badan kita diharuskan duduk dalam jangka waktu yang lama. Pakar sekaligus dosen fisiologi olahraga Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKK-KMK UGM) Dr dr Zaenal Muttaqien AIFM menjelaskan kondisi ini bisa mengganggu kesehatan dan kebugaran tubuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibatnya, seseorang akan merasa pusing, mata berkunang-kunang, dan hilang konsentrasi. Lalu apakah ada cara untuk menghadapi hal itu? Dikutip dari laman resmi UGM, Selasa (17/3/2026) begini tipsnya.

ADVERTISEMENT

Tips Agar Tak Pusing-Hilang Konsentrasi Saat Mudik

1. Istirahat 2 Menit untuk Bergerak-Kelola Pernapasan

Dijelaskan Zaenal, duduk statis saat mudik selama satu jam dapat membuat sendi kaku. Terutama bagian lutut dan punggung.

Manusia, dijelaskannya punya dua organ yang berfungsi sebagai pompa anti gravitasi. Kedua organ tersebut adalah otot betis dan otot pernapasan.

Saat kita duduk dalam jangka waktu yang lama, aliran darah akan banyak yang mengalir ke bagian bawah tubuh dan menggumpal. Akibatnya, kaki akan terasa bengkak atau kesemutan.

Lantaran darah yang kembali ke jantung dan otak berkurang, ketika duduk lama, seseorang akan merasakan pusing, mata berkunang-kunang, dan parahnya hingga hilang konsentrasi. Untuk menghadapi hal itu, Zaenal beri tips agar detikers mengambil waktu istirahat setidaknya 2 menit.

Waktu 2 menit ini harus digunakan untuk bergerak dan mengelola pola pernapasan kita. Ketika kaki bergerak, darah yang menggumpal di betis akan terpompa naik.

Sedangkan, pengaturan pola pernapasan akan menyedot lebih banyak darah kembali ke jantung dan otak. Caranya mudah, cukup ambil nafas panjang dan keluarkan secara perlahan.

2. Jangan Makan Berlebihan

Kelelahan menjadi masalah serius yang dihadapi pemudik. Melihat hal itu, Zaenal menyarankan agar pemudik tetap menjaga asupan nutrisi dan cairan yang dikonsumsi.

Makan dan minum berlebihan, dapat memicu kantuk seseorang. Hal ini bisa terjadi karena kondisi perut yang kenyang membutuhkan banyak suplai darah untuk mencerna makanan.

Ketika proses pencernaan makanan dimulai, pasokan darah dan oksigen ke otak akan berkurang. Akibatnya, rasa kantuk bisa muncul.

"Jadi, makan dan minumlah secukupnya saja, jangan berlebihan," ungkapnya.

3. Persiapan Fisik Seharusnya Minimal 6 Bulan

Bukan seminggu atau dua minggu, Zaenal menyebut persiapan fisik untuk mudik harus dilakukan jauh-jauh hari. Idealnya adalah 6 bulan sebelum mudik agar stamina benar-benar siap.

Agar sendi tidak kaku, badan perlu dipanaskan dengan olahraga ringan yang dilakukan secara konsisten sebelumnya. Dengan begitu, tubuh benar-benar bisa siap.

"Olahraga itu perlu diperhatikan frekuensi, intensitas, durasi, dan jenisnya. Olahraga bisa dilakukan seminggu tiga kali selama 30-40 menit dengan jenis olahraga yang paling sesuai," imbuhnya.

Namun jika persiapan ini terlewatkan, Zaenal mengingatkan agar pemudik tak lupa lakukan peregangan dan istirahat yang cukup. Dengan begitu, mudik bisa dijalani dengan nyaman, aman, dan kenangan bersama sanak saudara tidak ada yang terlewati.

"Persiapan tubuh sangat penting. Dengan peregangan, asupan gizi seimbang, dan istirahat yang cukup, mudik bisa dijalani dengan nyaman dan aman," kata Zaenal lagi.




(det/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads