Saat Anak, Ibu, dan Bapak Wisuda Bareng dari Universitas Brawijaya

Saat Anak, Ibu, dan Bapak Wisuda Bareng dari Universitas Brawijaya

Nikita Rosa - detikEdu
Rabu, 24 Des 2025 19:00 WIB
Saat Anak, Ibu, dan Bapak Wisuda Bareng dari Universitas Brawijaya
Anak, Ibu, dan Bapak Wisuda Berbarengan dari Fakultas Hukum UB. (Foto: Laman Resmi UB)
Jakarta -

Momen haru menghiasi Wisuda Periode IX Tahun 2025 Universitas Brawijaya (UB) pada hari Sabtu (20/12). Di antara wisudawan lainnya, berdiri sosok keluarga yang wisuda berbarengan.

Kisah ini datang dari keluarga DrElisatinErnawati, SH,MKn. Ia mengikuti prosesi wisuda bersama suami, Dr AhmadSyaifudin, SH, MH dan putri tercinta,Salma Sari Dewi, SH. Namun bukan sebagai pendamping wisuda, ketiga anggota keluarga ini sama-sama hadir sebagai wisudawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Elisatin memaknai wisuda tersebut sebagai puncak dari proses panjang dan penuh perjuangan. Ia menyoroti ketiganya yang harus membagi waktu, tenaga, dan sumber daya untuk menyelesaikan studi masing-masing, mulai dari jenjang doktoral hingga sarjana.

ADVERTISEMENT

"Ketika kami bertiga akhirnya dapat menyelesaikan kuliah dan wisuda bersama, itu adalah momen paling amazing, sebuah anugerah yang tidak ternilai dari Allah SWT," ungkapnya dalam laman UB, dikutip Rabu (24/12/2025).

Perasaan bahagia, haru, dan syukur bercampur aduk di hati Elisatin. Ia mengatakan pada momen yang biasanya dihadiri oleh orang tua sebagai pendamping, keluarganya justru menjadi support system satu sama lain.

"Orang tua suami telah almarhum dan orang tua saya sedang sakit, sehingga kami benar-benar menjadi support system bagi masing-masing. Momen ini kami abadikan dengan penuh rasa syukur,"tuturnya.

Dr Elisatin menegaskan bahwa peran keluarga memiliki kontribusi yang sangat penting dalam keberhasilan mahasiswa. Menurutnya, di tengah kesibukan orang tua, komunikasi yang baik tetap harus dijaga agar mahasiswa dapat menjalani perkuliahan dengan optimal.

Elisatin juga mengapresiasi dosen di Fakultas Hukum UB yang telah berperan penting dalam membentuk karakter dan kompetensi lulusan. Ia berharap kegiatan-kegiatan yang dapat mengasah keterampilan praktis mahasiswa di bidang hukum terus ditingkatkan.

"FH UB memiliki para ahli hukum yang mumpuni. Ke depan, penguatan kegiatan yang membentuk dan mengasah skill hukum mahasiswa perlu terus ditingkatkan," ujarnya.

Dr Elisatin berpesan kepada orang tua mahasiswa agar semakin peduli dan terlibat dalam perjalanan akademik anak-anak mereka.

"Mari menjadi orang tua yang lebih aware terhadap anak-anak kita selama menjalani masa kuliah, karena masa tersebut sangat menentukan pencapaian akademik dan keterampilan mereka untuk menggapai kesuksesan di masa depan," tutupnya.




(nir/twu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads