Keren! Mahasiswa Unnes Ciptakan Alat Pendeteksi Kantuk bagi Pengemudi

Keren! Mahasiswa Unnes Ciptakan Alat Pendeteksi Kantuk bagi Pengemudi

Fahri Zulfikar - detikEdu
Selasa, 06 Des 2022 17:00 WIB
A man yawn in his car because is so tired
Foto: iStockphoto/LSOphoto/ilustrasi pengemudi mengantuk
Jakarta -

Empat Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (FT Unnes) berhasil membuat inovasi alat keselamatan berkendara yang bisa mendeteksi pengemudi yang mengantuk.

Inovasi tersebut mengantarkan tim mahasiswa FT Unnes meraih Juara 3 pada kompetisi JR-ROVATION 2022 yang diselenggarakan oleh PT Jasa Raharja pada 1 Desember 2022 lalu.

JR-Rovation sendiri program pemberian apresiasi kepada inovator muda dari kalangan mahasiswa universitas di seluruh Indonesia, atas inovasi dan partisipasi aktif dalam mendukung keselamatan berkendara guna menurunkan angka kecelakaan lalu-lintas.

Adapun keempat mahasiswa Unnes itu adalah Indra Maulana, Nugroho Fajar Susanto (Teknik Otomotif), Dwi Galih Puji Saputro (Teknik Mesin) dan Zenra Afif (Teknik Elektro).

Dengan dosen pembimbing Febrian Arif Budiman SPd MPd mereka menciptakan inovasi alat keselamatan berkendara yang nantinya didemonstrasikan dan dapat digunakan oleh masyarakat luas dengan tujuan meminimalisir risiko dan dampak kecelakaan.

Alat SMYDEKOS

Inovasi alat ciptaan mahasiswa FT Unnes bernama "SMYDEKOS" atau Smart System Deselerasi Kecepatan Otomatis.

Salah satu perwakilan tim, Indra Maulana mengatakan SMYDEKOS ini berbasis sensor microsleep dan arduino mega 2560 sebagai upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas.

"Ini merupakan sebuah inovasi teknologi di bidang otomotif yang berfungsi untuk melakukan pencegahan dini kecelakaan berkendara yang diakibatkan oleh kelalaian pengemudi yang mengantuk," ucapnya dikutip dari laman resmi Unnes, Selasa (6/12/2022).

Cara Mendeteksi Pengemudi yang Mengantuk

Indra menjelaskan SMYDEKOS bisa mengetahui pengemudi yang mengantuk dengan cara cara mendeteksi kedipan mata sebagai indikator pengemudi mengantuk.

"Apabila memejamkan mata lebih dari 2 detik maka terjadi deselerasi kecepatan kendaraan yang dibarengi dengan menyalanya klakson dan lampu hazard sebagai peringatan bagi pengemudi dan pengendara lain di sekitar ketika melaju di jalan raya," paparnya.

Menurutnya, SMYDEKOS ini sangat berguna untuk mengurangi tingkat kecelakaan berkendara akibat mengantuk.

"Keamanan dan keselamatan berkendara lebih terjamin," imbuh Indra.

Atas pencapaian tim FT Unnes, Rektor Prof Dr S Martono MSi menyampaikan bahwa gagasan yang diciptakan Indra Maulana dan timnya selian inovatif juga sangat berguna untuk keselamatan berkendara.

"Ini sangat berguna dalam memberikan peringatan bagi pengemudi kendaraan yang mengantuk saat berkendara," tuturnya.

Rektor juga mengungkapkan bahwa inovasi yang digagas oleh tim FT ini dapat menjadi pendorong bagi mahasiswa Unnes lainnya agar saling bersaing dan berlomba dalam menciptakan berbagai gagasan dan inovasi baru.



Simak Video "4 Teknologi yang Mencoba "Melawan" Kuasa Tuhan "
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia