Dipuji Pakar Fisika AS, Bola Piala Dunia 2022 Ternyata Produksi Indonesia

Dipuji Pakar Fisika AS, Bola Piala Dunia 2022 Ternyata Produksi Indonesia

Fahri Zulfikar - detikEdu
Minggu, 27 Nov 2022 20:00 WIB
DOHA, QATAR - NOVEMBER 21: The adidas Al Rihla FIFA World Cup match ball is seen prior to the FIFA World Cup Qatar 2022 Group B match between England and IR Iran at Khalifa International Stadium on November 21, 2022 in Doha, Qatar. (Photo by Hector Vivas - FIFA/FIFA via Getty Images)
Foto: Hector Vivas/FIFA/Getty Images/Bola Al Rihla dari Madiun
Jakarta -

Indonesia memang tidak ikut dalam gelaran Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar. Namun, masyarakat Indonesia patut bangga karena bola yang digunakan dalam Piala Dunia 2022 adalah buatan dari Madiun, Jawa Timur.

Mengutip laman Kementerian Luar Negeri (Kemenlu RI), bola resmi Piala Dunia 2022 di Qatar yang diproduksi di Madiun bernama Al Rihla.

Merk produk olahraga ternama di dunia yakni Adidas mempercayakan Global Way Indonesia untuk memproduksi bola tersebut.

Perusahaan ini telah mengekspor bolanya ke Uni Emirat Arab, Jerman, Inggris, Amerika Serikat, dan Brasil. Melalui ekspor bola-bola tersebut, masyarakat Jawa Timur telah menjadi bagian dari resonansi ekonomi dunia.

Ciptaan Madiun yang Punya Banyak Keunggulan

Al Rihla ciptaan Madiun ini adalah bola resmi ke-14 yang diciptakan untuk Piala Dunia Qatar 2022. Dalam bahasa Arab, Al Rihla berarti 'perjalanan'.

Al Rihla memiliki keunggulan karena diklaim sebagai bola tercepat dan paling akurat dibandingkan dengan bola resmi Piala Dunia sebelumnya.

Adapun bola ini memiliki desain panel yang terinspirasi dari Dhow Boat tradisional dan memiliki pola solid berwarna biru, merah, dan kuning, yang mewakili lanskap di Doha, Qatar.

Selain itu, Al Rihla adalah bola Piala Dunia pertama yang dibuat secara eksklusif dengan tinta dan lem berbahan dasar air.

Dipuji Pakar Fisika Olahraga

Keunggulan Bola Piala Dunia 2022 Qatar ini bukan hanya sekadar klaim kosong. Tapi sebuah studi telah menilai bahwa Al Rihla memiliki sisi aerodinamika yang terbaik.

Studi tersebut dilakukan oleh John Eric Goff, profesor fisika di University of Lynchburg yang mempelajari fisika olahraga dan ditulis analisisnya di The Conversation.

Sebagai bagian dari penelitiannya, setiap perhelatan Piala Dunia, Goff melakukan analisis terhadap bola terbaru.

Goff menyebut bahwa bola 'made in Madiun' itu memiliki desain yang sangat baik sehingga memiliki aerodinamika tinggi.⁣

"Di antara tembakan ke gawang, tendangan bebas, dan operan panjang, banyak momen penting dalam pertandingan sepak bola terjadi saat bola berada di udara," ungkap Goff, dikutip dari The Conversation.

"Jadi salah satu karakteristik terpenting dari sebuah bola sepak adalah bagaimana ia bergerak di udara."



Simak Video "5 Teknologi Canggih yang Hanya Ada di Piala Dunia 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia