UNNES Akan Berikan Gelar Doktor Honoris Causa untuk Moeldoko, Ini Alasannya

UNNES Akan Berikan Gelar Doktor Honoris Causa untuk Moeldoko, Ini Alasannya

Novia Aisyah - detikEdu
Jumat, 21 Okt 2022 11:30 WIB
Moeldoko
Moeldoko akan memperoleh gelar Doktor Honoris Causa dari UNNES pada Sabtu 22 Oktober 2022. Foto: Dok KSP
Jakarta -

Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan memberikan gelar Doktor Honoris Causa (Doktor Kehormatan) kepada Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Penganugerahan ini bakal dilakukan pada Sabtu, 22 Oktober 2022 bertempat di Auditorium UNNES kampus Gunungpati, Semarang dan digelar secara hybrid.

Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman M.Hum. mengatakan, gelar Doktor Kehormatan ini adalah pengakuan dari civitas akademika perguruan tinggi nasional atas pemikiran, inovasi, serta kontribusi penting Moeldoko bagi pembangunan bangsa.

Penjelasan Rektor soal Pemberian Gelar

Fathur menyebutkan, Moeldoko akan mendapat anugerah Doktor Honoris Causa bidang Manajemen Strategi Pembangunan Sumber Daya Manusia, program studi Ilmu Manajemen Pascasarjana UNNES. Menurutnya, pemberian gelar tersebut tak lepas dari kontribusi Moeldoko dalam membangun sumber daya manusia, energi, menghadapi tantangan global dan ketidakpastian di dunia modern, dan membangun pangan dalam rangka menghadapi kompleksitas krisis.

"UNNES memandang Jenderal TNI (Purn.) Dr. Dr. (HC) Moeldoko memiliki dedikasi yang tinggi bagi Indonesia. Kepemimpinan Moeldoko di Kantor Staf Presiden menghasilkan berbagai inovasi program pemberdayaan sumber daya Indonesia," ungkap Rektor UNNES, dikutip dari laman kampus pada Jumat (21/10/2022).

Fathur lebih lanjut mengatakan, berbagai inovasi yang dihasilkan oleh Moeldoko adalah legacy atau warisan yang besar untuk bangsa Indonesia. Sebab, manfaatnya berkelanjutan.

Dia menyampaikan bahwa pemikiran dan terobosan Moeldoko dalam pengembangan SDM, energi, dan pangan amat berharga untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Moeldoko dinilainya sebagai salah satu tokoh nasional yang punya pemikiran luar biasa terkait pembangunan SDM unggul.

"Karena itulah, dengan bangga UNNES menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan Honoris Causa kepada Jenderal TNI (Purn) Moeldoko," ujar Fathur.

Penyandang gelar Doktor Linguistik itu menyebutkan, saat masih menjabat sebagai Panglima TNI, Moeldoko dapat melaksanakan restrukturisasi SDM dengan peningkatan profesionalisme, disiplin, dan kesejahteraan prajurit. Hal lain yang menguatkan alasan bahwa Moeldoko berhak menerima gelar ini adalah adanya Sekolah Staf Kepresidenan sebagai inkubator kepemimpinan untuk menciptakan calon pemimpin bangsa.

Inisiasi pengembangan tanaman sorgum, pembentukan ekosistem transportasi bertenaga listrik, dan berbagai aktivitas Moeldoko di bidang pemberdayaan masyarakat juga dianggap menambah poin atas penganugerahan gelar Doktor Kehormatan Honoris Causa tersebut.

Fathur menguraikan, pemberian gelar sudah melalui rekomendasi dari Universitas Terbuka, HKTI, Universitas Nahdlatul Ulama Jakarta, dan perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia.

"Gelar honoris causa diberikan setelah mendapatkan rekomendasi dari berbagai pihak, dan telah melalui kajian yang dilakukan senat, yang menunjuk tim akademik untuk mempelajari track record serta naskah dari Jenderal TNI (Purn) Moeldoko," terangnya.

Pada acara penganugerahan Doktor Honoris Causa nanti, Moeldoko juga akan memberikan orasi ilmiah bertajuk "Membangkitkan Manusia Tangguh: Strategi Pembangunan Manusia Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Nasional dan Global Menuju Indonesia Emas 2045".



Simak Video "Soal UU KUHP, Guru Besar Unnes Minta Penegak Hukum Diberi Pelatihan"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/twu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia