Dosen-Mahasiswa Polije Kembangkan BBM Alternatif dari Sampah Plastik

Dosen-Mahasiswa Polije Kembangkan BBM Alternatif dari Sampah Plastik

Novia Aisyah - detikEdu
Jumat, 07 Okt 2022 19:00 WIB
Dosen-mahasiswa Polije kembangkan BBM alternatif dari sampah plastik
Foto: Humas Polije/Dosen-mahasiswa Polije kembangkan BBM alternatif dari sampah plastik
Jakarta -

Dosen Jurusan Teknik Politeknik Negeri Jember (Polije), Aditya Wahyu Pratama, bersama empat mahasiswanya berhasil menyulap sampah plastik menjadi BBM alternatif.

Salah satu dari keempat mahasiswa tersebut, Bagas Dwi Saputra, mengatakan bahwa BBM dari limbah plastik ini efisien sebab mempunyai nilai oktan 95. Hal ini juga sudah dibuktikan melalui uji laboratorium.

Bagas menyebutkan, BBM alternatif tersebut sesuai untuk kendaraan bermotor, utamanya sepeda motor.

"Dan juga biaya yang dikeluarkan lebih murah dari BBM pada umumnya, karena ini memanfaatkan limbah sampah yang tidak terpakai," kata dia, dikutip dari laman Polije pada Jumat (7/10/2022).

Proses Pembuatan BBM Alternatif

Mahasiswa program studi Mesin Otomotif angkatan 2020 itu menjabarkan, proses pembuatan BBM dilakukan dengan proses distilasi dengan memanaskan sampah yang telah digunting kecil, dicuci, dan dijemur.

"Sampah plastik yang telah dimasukkan ke dalam mesin pembakaran itu dibakar dengan suhu mencapai 350 derajat Celcius," ucap Bagas.

Uap dari pembakaran ini kemudian dimasukkan ke dalam selang penyulingan yang hasilnya akan keluar menjadi minyak atau BBM. Selanjutnya, yang diambil adalah endapan uap dari pembakaran sampah plastik tersebut.

Sementara, dosen Jurusan Teknik Polije Aditya Wahyu Pratama memaparkan, untuk memperoleh hasil BBM yang lolos uji coba ini, dia memilih limbah plastik jenis polypropylene. Supaya mudah dalam menyortir plastik, mereka melihat simbol angka 5 di bagian bawah kemasan minuman plastik.

Dikatakannya, kandungan plastik polypropylene berbeda dengan plastik jenis lain karena kandungan karbonnya lebih banyak.

"Sehingga bisa menghasilkan bahan bakar yang baik dibanding dengan plastik yang lain," lanjutnya.

Mereka juga telah menguji BBM alternatif ini. Setelah diuji coba pada sepeda motor roda dua, motor bisa berjalan berputar-putar di sekitar Gedung Teknik Polije dengan lancar.

Supaya dapat menghasilkan 2 sampai 3 liter BBM, dibutuhkan 10-15 kilogram sampah plastik. Lama pembuatannya memakan waktu sekitar 4 jam.

Dosen Mesin Otomotif itu menerangkan, ciptaannya bersama para mahasiswa ini sangat cocok untuk situasi terkini, khususnya untuk sepeda motor.

"Sehingga bisa menghasilkan bahan bakar yang baik dibanding dengan plastik yang lain," pungkasnya.



Simak Video "Inovatif! Satpam Ini Sulap Sampah Plastik Jadi BBM"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia