Keren! 3 Siswa Berkebutuhan Khusus Juara Kompetisi Masak Internasional

Keren! 3 Siswa Berkebutuhan Khusus Juara Kompetisi Masak Internasional

Nikita Rosa - detikEdu
Rabu, 28 Sep 2022 19:30 WIB
3 Siswa Berkebutuhan Khusus Raih Prestasi di Kompetisi Masak Internasional.
3 Siswa Berkebutuhan Khusus Raih Prestasi di Kompetisi Masak Internasional. (Foto: Pusat Prestasi Nasional)
Jakarta -

Tiga Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) berhasil meraih prestasi di ajang Internasional Food, Hotel, and Tourism Bali (FHTB) pada 22-24 September 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, Indonesia.

Siswa tersebut adalah Zahra Qoulan Syahida (SLBN Pembina Palembang) dan Qeisha Fatimatuzzahra (SLBN 2 Martapura) yang meraih medali perunggu, dan Iqbal Noor Faisa Hafidz (SLBN Semarang) meraih Juara Harapan. Sebelumnya, mereka merupakan pemenang dari ajang talenta Lomba Keterampilan Siswa Nasional Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (LKSN-PDBK) bidang Tata Boga tahun 2021.

Sebagai persiapan, Zahra, Qisha, dan Iqbal mendapatkan pelatihan secara intensif oleh Indonesia Pastry Alliance (IPA) di SMK Negeri 27 Jakarta. Mereka mendapatkan pelatihan oleh tim yang diketuai Chef Ucu Sawitri dan Chef Xena Sawitri Mantik selama 3 hari pada 18-20 Juli 2022.

Saat pelatihan terakhir atau gladi resik, mereka terbang ke Hotel Hilton Garden Inn Bali pada 23 September 2022. Kemendikbud Ristek melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) mengirimkan tiga siswa tersebut di bidang Pastry.

Tema lomba pastry untuk FHTB 2022 yaitu "Dress the Cake Free Style." Pada tahun ini, FHTB diikuti oleh tiga negara di Asia Tenggara yaitu Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Peserta diwajibkan membuat kue ukuran bebas dengan hiasan sesuai kreativitas peserta. Peserta diberi waktu selama kurang lebih 2 jam. Ketiga peserta menunjukkan kreativitasnya dengan membuat kue yang dipadukan dengan berbagai hiasan seperti tumpeng, noodle chef, dan harvest season.

Dengan kreasi tersebut, tiga siswa asal Indonesia ini berhasil meraih medali perunggu. Perlu diketahui, kompetisi internasional ini dibuka secara umum dan para peserta merupakan orang yang sudah profesional di bidangnya.

Menurut bagian Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Puspresnas, Amir Fauzi, prestasi ini tidak luput dari peran pendamping dan para Chef yang sudah membina mereka.

"Dari pengalaman di LKSN kemarin, mereka mengembangkan imajinasi mereka dengan pendamping mereka. Pendamping mereka yang berusaha membantu untuk mengembangkan kreativitas. Pendamping dan saya tentunya terharu, dengan kekurangan dan keterbatasan mereka bahkan mampu dan bersaing dengan para chef profesional," ujar Amir dalam situs Puspernas dikutip, Rabu (28/9/2022).

Dalam hal ini, Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusat Prestasi Nasional, Asep Sukmayadi menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap tiga siswa dan seluruh panitia yang telah membantu.

"Adik-adik sangat luar biasa karena harus berkompetisi dengan peserta lainnya yang rata-rata sudah profesional di bidangnya. Karya yang dihasilkan juga sangat bagus. Selamat atas prestasi yang diraih. Semoga prestasi ini dapat terus meningkatkan semangat adik-adik dalam berprestasi di waktu mendatang dan semoga dapat menjadi motivasi teman-teman lainnya," ujar Asep Sukmayadi.



Simak Video "Umuh Muchtar Bicara Nasib Persib di Tengah Kompetisi Tak Tentu"
[Gambas:Video 20detik]
(nir/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia