Remaja 13 Tahun Raih Juara 2 Musabaqah Hafalan Al-Qur'an Internasional

Devi Setya - detikEdu
Jumat, 23 Sep 2022 13:30 WIB
Juara 2 Musabaqah Hafalan Al-Quran Internasional
Suasana Lomba Musabaqah Hafalan Al-Qur'an Internasional Foto: Humas Kemenag
Jakarta -

Zahran Auzan mengukir prestasi tingkat internasional di usianya yang baru menginjak 13 tahun. Ia berhasil meraih juara 2 pada Musabaqah Hafalan Al-Qur'an (MHQ) Tingkat Internasional di Arab Saudi yang diikuti peserta dari 50 negara di dunia.

Remaja yang akrab disapa Zahran ini adalah salah satu hafiz Al-Qur'an asal Langkat, Sumatera Utara. Ia dengan pede melantunkan ayat Al-Qur'an saat kompetisi berlangsung.

Dilansir dari situs Kemenag, Musabaqah bertajuk 'King Abdul Aziz Internasional Holy Qur'an Contest' ini berlangsung pada pertengahan September 2022 dan diikuti peserta lebih dari 50 negara.

Tentu untuk mendapatkan gelar juara ini tidaklah mudah. Saingan Zahran berasal dari berbagai negara, bahkan negara yang terbiasa menggunakan bahasa Arab sebagai alat komunikasi.

Namun hal itu tidak menyurutkan semangatnya. Zahran yang baru berusia 13 tahun ini percaya diri dengan kemampuan dirinya. Ia hanya perlu fokus agar tetap bisa membaca hafalan Al-Qur'an 30 juz yang sudah ia kuasai dengan baik.

Apresiasi dari Banyak Pihak

Prestasi dalam tingkat internasional yang diraih Zahran ini tentu bukan hanya membuat bangga anak pasangan Ismuddin dan Aminatun Zahriah saja. Banyak pihak yang mengapresiasi dan memberikan ucapan selamat kepada Zahran.

Juara 2 Musabaqah Hafalan Al-Qur'an InternasionalJuara 2 Musabaqah Hafalan Al-Qur'an Internasional Foto: Humas Kemenag

Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin turut mengucapkan selamat kepada Zahran. "Alhamdulillah, satu lagi prestasi internasional diraih anak kita. Prestasi ini mengharumkan nama bangsa," ungkap Kamaruddin Amin.

Lebih lanjut, Kamaruddin mengatakan Zahran baru berusia 13 tahun. Meski demikian, ia sudah hafal Al-Quran dan mampu bersaing dengan peserta lainnya dari berbagai negara.

"Semoga prestasi berikutnya akan menyusul. Kami turut berbangga, bahagia, dan bersyukur," tambah pria yang juga Guru Besar Ilmu Hadis UIN Alauddin Makassar ini.

Tak hanya Kamaruddin, hal senada juga diungkapkan Rijal Ahmad Rangkuty selaku Kasubdit Lembaga Pengembangan Tilawah dan Musabaqah Al-Qur'an dan Al-Hadits Kemenag. Rijal mengatakan, prestasi Zahran ini merupakan bukti kualitas anak bangsa. Rijal berharap, prestasi bocah ini dapat menginspirasi generasi muda lainnya.

"Ini merupakan berita gembira untuk masyarakat Indonesia sekaligus penanda bahwa generasi kita mampu bersaing di kancah internasional," ungkap Rijal yang juga merupakan seorang hafiz Al-Qur'an.

Pencapaian Zahran ini tentu tidak lepas dari usaha dan kerja keras dari orang tua Zahran dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Sumatera Utara. Zahran telah mendapatkan pelatihan dan bimbingan membaca serta menghafal Al-Qur'an sejak usia dini. Jadi tak heran jika ia sudah mampu menghafal Al-Qur'an di usia belasan tahun.

"Selamat kepada Auzan, di usianya yang baru 13 tahun berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional," lanjut Rijal.

Hadiah untuk Para Juara

Pada Musabaqah bertajuk 'King Abdul Aziz Internasional Holy Qur'an Contest' ini dibagi menjadi beberapa cabang hafalan juz Al-Qur'an. Zahran meraih juara 2 pada cabang 30 juz MHQ Internasional Tahun 2022.

Untuk juara 1 diraih Achmad Achiri asal Maroko, juara 2 Zahran Auzan asal Indonesia dan juara 3 diraih Abdoulie Njie asal Gambia. Masing-masing juara ini mendapat hadiah berupa uang pembinaan dengan nominal berbeda.

Untuk juara 1 berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar 200.000 riyal atau setara Rp 801 juta, juara 2 mendapatkan 185.000 riyal atau setara Rp 741 juta, dan juara 3 mendapatkan 170.000 riyal atau sekitar Rp 681 juta.



Simak Video "Viral Video Bapak Gendong Anak, Bahagia Putranya Hafal Al-Qur'an"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia