Prilly Latuconsina Jadi Dosen Praktisi di UGM, Mahasiswa Beri Tanggapan Ini

Prilly Latuconsina Jadi Dosen Praktisi di UGM, Mahasiswa Beri Tanggapan Ini

Fahri Zulfikar - detikEdu
Selasa, 27 Sep 2022 06:34 WIB
Wisuda prilly latuconsina
Foto: instagram @prillylatuconsina96/Prilly Bakal Jadi Dosen Praktisi di UGM
Jakarta -

Aktris lulusan London School of Public Relation (LSPR), Prilly Latuconsina, dikabarkan akan menjadi dosen praktisi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kabar ini dikonfirmasi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UGM, Poppy Sulistyaning Winanti.

"Sudah (terkonfirmasi akan mengajar). Tapi sifatnya memang terbatas ya. Namanya juga untuk kebutuhan mahasiswa kita ya," ucapnya kepada wartawan, Kamis (22/9) lalu.

Adapun untuk jadwal mengajar Prilly di UGM, Poppy mengatakan dimulai pekan depan. Namun, pihaknya tidak mengetahui berapa kali Prilly akan mengajar.

"Setahu saya mungkin minggu depan ya. Tapi kan namanya dosen tamu hitungannya kayak dosen tamu ya, jadi kan nggak bisa 14 kali suruh ngajar tergantung ketersediaan waktunya, disesuaikan dengan topiknya," imbuhnya.

Tanggapan Para Mahasiswa Tentang Prilly Jadi Dosen

Hadirnya selebriti yang dikenal concern dengan pendidikan ini turut menuai tanggapan dari mahasiswa Fisipol UGM. Beberapa respon yang dirangkum detikJateng, bisa dilihat sebagai berikut.

1. Mahasiswa Baru Juga Ingin Diajar Prilly

Diketahui, Prilly Latuconsina nantinya akan mengajar materi kajian selebritas yang ada di kelas mahasiswa semester 5.

Menanggapi hal ini, salah satu mahasiswi Ilmu Komunikasi UGM Azraul Wafa, mengaku merasa iri terhadap kakak tingkatnya (semester 5) lantaran akan diajar oleh Prilly.

Hal itu karena dirinya masih menjadi mahasiswa baru (maba) alias masih semester 1, jadi belum ada materi kajian selebritas yang akan diisi oleh Prilly

"Iri sih soalnya itu cuma buat angkatan 2020. Saya angkatan 2022 baru masuk. Jadi kayak kan udah ngundang Prilly nih maksudnya bukan sesuatu yang mudah ya tapi yang difasilitasi untuk bisa mengikuti kelasnya itu cuma angkatan 2020. Cuma yang matkul kajian selebritas," ungkap Azra dikutip dari detikJateng, Senin (26/9/2022).

2. Mahasiswa Baru Berharap akan Ada Kuliah Umum

Agar bisa ikut kuliah dengan dosen Prilly, Azra sebagai mahasiswa baru berharap ada semacam kuliah umum agar semua dapat kesempatan.

"Kami adik-adik tingkatnya itu sebenarnya juga pengen ikut gitu. Mungkin kalau dari aspirasiku sendiri sih mendingan kuliahnya di auditorium, kuliah umum jadi bisa beberapa angkatan. Tapi kalau gitu juga ada minusnya sih nanti jadi kayak kurang mendalam dari kajian selebritasnya itu," ujarnya.

3. Melihat Prilly sebagai Artis yang Pintar

Tanggapan lain juga datang dari mahasiswi bernama Aliya Khasna. Menurutnya, tak masalah jika Prilly mengajar sebagai dosen praktisi.

Namun, Aliya juga menyayangkan karena dirinya yang masih semester 1, jadi tidak mendapatkan kuliah bersama Prilly.

"Ya selagi itu masih nyambung sama matkulnya ya gapapa sih. Karena kalau kita lihat background si Prilly kan emang pinter ya. Kajian selebritas semester 5. Positif aja," ujar Aliya.

4. Kehadiran Prilly akan Membuka Wawasan Baru

Sementara itu, mahasiswi lain yakni Ajra Hasani berpendapat bahwa kehadiran dosen praktisi akan membuat pengajaran jadi relevan.

Menurutnya, jika diajar langsung oleh orang yang terjun langsung di bidangnya justru akan membuka wawasan baru.

"Aku malah seneng sih jujur dan kebetulan dia ngajar di kajian selebritas kan jadi relate. Jadi bakal nyambung cuma sayang kita enggak dapat ya. Karena bukan semester atau angkatan kita," tuturnya.

Diketahui, Prilly menjadi dosen praktisi di Fisipol UGM dalam rangka program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), yaitu Praktisi Mengajar.

Dalam program tersebut, Prilly mendaftarkan diri untuk bergabung, kemudian setelahnya, pihak Kemendikbudristek mencarikan universitas yang sesuai dengan keperluan dan keahlian praktisi yang bersangkutan.



Simak Video "Kedua Kali Jadi Dosen Tamu UGM, Prilly Latuconsina Bahas Cancel Culture"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia