Jangan Sembarangan, Ini 5 Tips Cari Kursus Privat Membaca-Berhitung

Sponsored - detikEdu
Kamis, 22 Sep 2022 17:36 WIB
CreyaEdu
Foto: Dok. CreyaEdu
Jakarta -

Calistung atau membaca, menulis dan berhitung adalah metode belajar yang biasa diajarkan oleh para orang tua kepada buah hati yang berusia 4-7 tahun. Persyaratan bagi peserta baru SD di Indonesia diwajibkan untuk menguasai kemampuan ini.

Di sisi lain, pengajaran Calistung kepada sang anak ternyata memainkan peran penting dalam hidupnya. Dihimpun dari beberapa sumber, berikut adalah beberapa manfaat yang anak akan dapatkan dari penguasaan kemampuan Calistung,

Lebih Mudah Memahami Pembelajaran di Sekolah

Dengan adanya kemampuan dasar membaca, menulis dan berhitung, anak bisa dengan mudah mengikuti pelajaran yang ada serta menikmati masa-masanya di sekolah. Selain itu, sang anak akan lebih terbuka, adaptif dalam bersosialisasi, serta membuka diri kepada sekitarnya.

Tingkat Keingintahuan yang Tinggi

Manfaat lain yang tak kalah penting adalah meningkatnya rasa keingintahuan pada sang anak. Anak yang sudah memiliki kecakapan, akan lebih mudah memahami apa yang ada disekitarnya.

Hal berikutnya adalah calistung akan menstimulasi rasa penasaran pada sang anak. Dengan kemampuannya yang sudah dipunya, rasa penasarannya akan lebih terstruktur.

Menjadi Mandiri dan Lebih Percaya Diri

Anak yang sudah memiliki kecakapan dalam membaca, menulis dan berhitung biasanya dapat menyelesaikan permasalahan sehari-harinya sendiri. Anak akan lebih mudah menerima dan memahami amanat dari orang tua.

Dampak baiknya, anak dapat mengerjakan tugas kecil di kesehariannya seperti makan, minum, tidur, gosok gigi, dan lain-lain. Impresinya, anak juga akan lebih percaya diri akan kemampuan diri dan akan berani menjadi pemimpin serta menghadapi tantangan.

Sayangnya, mengajarkan calistung kepada buah hati tidak semudah yang dibayangkan. Persoalan yang sering dialami orang tua saat mendampingi anaknya belajar calistung adalah masalah kesabaran.

Terlebih ketika sang anak kesulitan dalam mencerna atau memahami materi. Perlu diingat kembali bahwa setiap anak mempunyai cara belajar dan masanya tersendiri. Anak akan lebih mudah menyerap materi dengan cara pengajaran yang menyenangkan dan tidak membuat anaknya merasa terbebani.

Untuk itu, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengajari anak Anda Calistung.

Usia Anak Sudah Cukup

Umumnya, calistung diajarkan kepada anak di usia 4-7 tahun. Namun perlu menjadi perhatian, bahwa kesiapan seorang anak dalam mendalami calistung tidak bergantung pada usianya.

Hal ini bisa dilihat dari ketertarikan anak dalam mendalami baca, tulis, hitung, misal dari pertanyaan-pertanyaan yang sering diutarakan, atau lagu-lagu yang sering dinyanyikan. Jika anak sudah menunjukkan ketertarikan kepada huruf dan angka, secara tidak langsung anak sudah menunjukkan kesiapannya untuk mendalami lebih jauh soal baca, tulis dan hitung.

Apakah Wajib Sudah Mengenal Angka dan Huruf?

Dikutip dari Keluarga Kita, menyuruh anak untuk menghafalkan huruf dan angka hanya akan membuat anak ogah mengerjakannya. Orang tua bisa mulai dari menunjukan benda sekelilingnya, lalu memberitahukan cara untuk menuliskannya.

Perlahan, anak akan menyadari kesinambungannya dan merasa kagum, setelah itu anak akan lebih terdorong untuk mempelajari lebih lanjut terkait Calistung. Jadi, mempelajari calistung tidak melulu dengan menghafal huruf dan angka, namun bisa dengan berbagai cara yang menarik dan menyenangkan.

Jangan Dipaksakan

Perlu diketahui setiap anak mempunyai waktunya tersendiri, anak yang sulit menguasai materi Calistung belum tentu mempunyai daya tangkap yang tidak baik. Bisa jadi anak belum menemukan metode pembelajaran yang cocok.

Di fase ini, orang tua mempunyai peran yang besar untuk memotivasi anaknya agar tidak cepat menyerah dan tetap percaya diri. Dalam hal ini, orang tua juga dapat mulai memperkenalkan angka dan huruf berbagai cara yang disenangi anak, misal melalui lagu, kartu, gambar ataupun buku cerita.

Melakukan Pendekatan

Pada dasarnya anak-anak belajar sambil bermain, jadi mulailah pembelajaran Calistung dengan metode belajar sambil bermain. Ada banyak cara yang bisa dilakukan, seperti melalui postcard, puzzle, lego, dan lain-lain. Pastikan pembelajarannya beragam agar anak merasa proses belajar sama menyenangkannya seperti saat bermain.

Ketahui Tujuannya

Tujuan utama dari mempelajari Calistung bukanlah agar anak pandai membaca, menulis dan menghitung. Melainkan agar anak memahami dan memaknai hal kecil yang ada di sekitarnya.

Terbukti, anak yang sudah menguasai Calistung dapat mengerti dan memahami amanat yang disampaikan oleh orang tua. Anak juga akan lebih mandiri dan dapat mengerjakan hal-hal di setiap harinya seperti, makan, minum, membersihkan diri, dan lain-lain.

Nah, bagi Anda yang ingin mengambil kursus privat Calistung untuk buah hati, Creya Edu menyediakan privat Calistung baik via online atau offline. Untuk pembelajaran offline dapat dilaksanakan di kediaman peserta atau di lembaga Creya Edu.

Pembelajaran dibuat eksklusif 1 on 1 secara menyenangkan agar anak tetap fokus dan tidak merasa bosan. Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik https://creya.co.id/les-privat-calistung/ dan hubungi via WhatsApp di sini.

(Content Promotion/CreyaEdu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia