Kisah Salimah, Calon Dokter yang Kuliah Gratis di UII Berkat Hafal Al-Qur'an

Nikita Rosa - detikEdu
Kamis, 22 Sep 2022 15:30 WIB
Salimah, Mahasiswi FK UII yang Raih Beasiswa Hafiz Al-Quran.
Salimah, Mahasiswi FK UII yang kuliah gratis berkat beasiswa Hafiz Al-Qur'an. (Foto: UII)
Jakarta -

Impian Salimah Syahidah terwujud. Mahasiswa baru Universitas Islam Indonesia (UII) itu meraih beasiswa Hafiz Al-Qur'an selama empat tahun kuliah.

Salimah akan dibebaskan dari Uang Kuliah Tunggal (UKT) serta biaya lainnya hingga akhir masa studi. Setiap tahunnya, UII membuka program beasiswa Hafiz Al-Qur'an dan Salimah adalah salah satu penerimanya.

Mahasiswa asal Banten itu mengaku, keinginannya untuk menghafal Al-Qur'an sudah tertanam sedari dini.

Perjalanan Salimah Menghafal Al-Qur'an

Salimah bertutur, ia meyakini janji Allah Swt akan memuliakan penghafal Al-Qur'an. Tidak hanya di akhirat namun juga di dunia.

Keberhasilannya menghafal Al-Qur'an tidak lepas dari peran orang tuanya yang sudah menanamkan rasa cinta Al-Qur'an sejak dini.

Sedari kecil Salimah sudah dibiasakan untuk mendengarkan dan membaca Al-Qur'an. Kebiasaan itulah yang membuatnya ingin menjadi seorang hafizah sejak kecil.

"Pertama kali menghafal saat sekolah menengah pertama," tutur Salimah dalam situs UII, Selasa (20/09/2022).

Lulus dari sekolah menengah pertama, Salimah berhasil mengantongi hafalan sebanyak 18 juz. Di sela-sela kesibukan akademik, Salimah terus menambah hafalan setiap hari.

Seperti siswa pada umumnya, tentu Salimah punya keinginan meluangkan waktu untuk bermain bersama teman-temannya. Namun, keinginan itu tidak selalu bisa diturutinya karena kesibukan menghafal Al-Qur'an yang membutuhkan komitmen tinggi.

"Jadi, saat teman-teman asyik bermain saya terus mengaji Al-Qur'an," ceritanya.

Saat jenuh, Salimah akan rehat dan bermain bersama teman-temannya. Selain itu, Salimah juga mencari lingkaran pertemanan yang sehat. Baginya lingkaran pertemanan sangat berpengaruh terhadap apa yang Salimah lakukan.

Perjuangan Menjadi Calon Dokter

Pada saat memasuki kelas tiga SMA, Salimah mulai mempersiapkan ujian masuk kuliah serta ujian hafalan sebagai seorang hafizah.

"Niatkan semua untuk Allah Swt." adalah kalimat yang selalu Salimah ingat dan pegang setiap harinya. Salimah terus meningkatkan kualitas hafalannya dengan minimal sehari murojaah (mengulang hafalan) 5 juz.

Kedua orang tua Salimah juga memberikan dukungan yang tak pernah putus. Salimah bercerita, orang tuanya sampai mengajak Salimah keluar kota untuk menyiapkan ujian beasiswa Hafiz UII.

"Sebelum ujian, umi dan abi mengajak saya ke Puncak (Bogor, red.) untuk menyiapkan ujian," tuturnya.

Ketekunan ini pada akhirnya berbuah hasil, namun hal tersebut tidak membuatnya sombong.

"Semua yang terjadi pada hidup saya adalah karena Allah Swt.," katanya dengan amat rendah hati.

Selain itu, bagi Salimah keberhasilannya tak lepas dari doa dan ridha orang tua. Diketahui Salimah merupakan calon dokter dan penghafal Al-Qur'an pertama di keluarganya. Tentu, hal tersebut menjadi kebanggan dan rasa syukur tersendiri bagi mahasiswa baru Fakultas Kedokteran UII itu.



Simak Video "Keren! Film Animasi Indonesia 'Hafiz dan Hafizah' Tayang di 17 Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(nir/kri)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia