UI Gelar Lagi Program Pengabdian Masyarakat, Ini 4 Fokus Perhatian Utama

Anisa Rizki - detikEdu
Senin, 15 Agu 2022 16:30 WIB
Sekretaris UI Agustin Kusumayati
Foto: Anisa Rizki/detikEdu/Sekretaris UI Agustin Kusumayati
Jakarta -

Universitas Indonesia resmi meluncurkan program Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat UI 2022 dengan tema "UI Mengabdi Bagimu Negeri Bangkit Lebih Kuat" hari ini, Senin (15/8/2022). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Makara Art Center UI, Depok, Jawa Barat.

"Selama pandemi hampir 2,5 tahun bahkan menjelang 3 tahun, ada banyak situasi yang dihadapi sehingga Universitas Indonesia harus melakukan penyesuaian. Termasuk kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dihentikan untuk mengurangi dan mengendalikan mobilitas," ujar Sekretaris UI, dr. Agustin Kusumayati, M.Sc., PhD., pada acara peluncuran program Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat UI 2022 seperti disiarkan melalui YouTube UI.

Setelah hampir 3 tahun kegiatan dihentikan akibat COVID-19, tahun ini Pengabdian Masyarakat UI kembali dilaksanakan secara langsung atau luring. Meski begitu, UI tetap menerapkan protokol kesehatan dengan berbagai penyesuaian untuk menjamin kesehatan dan keselamatan tim serta masyarakat yang memperoleh manfaat.

Lebih lanjut, Agustin memaparkan 4 fokus yang menjadi perhatian utama dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat UI. Apa saja? Berikut penjabarannya.

1. Kesehatan dan Kesejahteraan

"Ada beberapa fokus yang menjadi perhatian utama bagi Universitas Indonesia dalam melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat. Pertama berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan," papar Agustin.

Menurutnya, dalam masa pandemi ini kesehatan dan kesejahteraan perlu ditingkatkan. Terlebih, keberdayaan masyarakat dalam mengelola dirinya sendiri untuk dapat mempertahankan kesehatan dan kesejahteraannya.

Lalu bisa juga dilakukan dengan mempertahankan keberlangsungan dari bumi tempat tinggal hingga muncul isu-isu yang berkaitan dengan lingkungan seperti pengelolaan sampah.

2. Kerja Sama dengan Mitra

Fokus kedua yaitu bagaimana UI bisa bekerja sama dengan banyak mitra. Contohnya mulai dari mitra swasta, bersama-sama membangun keberdayaan masyarakat. Baik dari segi lingkungan ataupun kebutuhan energi.

3. Memberdayakan Sudut Ekonomi

"Fokus ketiga yang jadi perhatian upaya pengabdian yaitu fokus memberdayakan dari sudut ekonomi," tambah Agustin.

Menurutnya, fokus ini cukup penting untuk membantu masyarakat dalam memiliki ketahanan ekonomi. Hal ini agar mereka dapat menjamin kehidupannya, baik pada masa sekarang maupun mendatang.

4. Pengabdian Masyarakat di Bidang Sosial, Humaniora, dan Budaya

Selanjutnya, Pengabdian Masyarakat UI juga memiliki fokus di bidang sosial, humaniora, serta budaya. Seperti yang kita ketahui, budaya Indonesia dijadikan keunggulan. Terlebih, situasi dunia yang saat ini mengglobal membuat koneksi antar negara menjadi lebih terbuka, sehingga besar kemungkinan budaya luhur akan terkikis sedikit demi sedikit.

"Bisa muncul masalah sosial akibat gegar budaya. Maka dari itu, Universitas Indonesia berkomitmen meningkatkan dan memberdayakan masyarakat dari sudut sosial. Bagaimana kita bisa mempertahankan budaya nasional yang menjadi ciri masyarakat Indonesia," jelas dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat UI tersebut.

Di akhir acara, Agustin menjelaskan terkait pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat UI tahun ini yang lebih banyak bersentuhan secara langsung dengan masyarakat. Ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan.



Simak Video "Kisah Para Petani China Lulusan Perguruan Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia