Jadi Wakil Indonesia, Guru Musik Ini Juara Kompetisi Paduan Suara di Prancis

Anisa Rizki - detikEdu
Rabu, 10 Agu 2022 11:00 WIB
Jadi perwakilan Indonesia di ajang kompetisi paduan suara tertua bergengsi di dunia, European Grand Prix (EGP) for Choral Singing 2022 di Tours, Prancis.
Foto: Doc. cikal.co.id/Guru Musik Ini Juara Kompetisi Paduan Suara di Prancis
Jakarta -

Guru di sekolah Cikal, Nahlia Aryanti Emtiaz Rianto turut ikut sebagai perwakilan Indonesia di Tim Batavia Madrigal Singers dalam ajang kompetisi paduan suara tertua bergengsi di dunia, European Grand Prix (EGP) for Choral Singing 2022 di Tours, Prancis.

Dikutip dari laman resmi sekolah Cikal pada Rabu (10/8/2022), Nahlia bercerita tentang awal mula ia terpilih di Batavia Madrigal Singers, sebuah tim paduan suara terkemuka hingga berhasil mengukir prestasi di EGP for Choral Singing 2022.

"Awal ikut Batavia Madrigal Singers itu di tahun 2012, aku mencoba ikut melalui audisi. Banyak sekali dukungan dari teman untuk audisi saat itu. Nah, kalau untuk tim lomba sendiri waktu itu terdapat audisi terbuka untuk seluruh anggota," terangnya.

"Mengingat pandemi yang sudah berlangsung 2 tahun, salah satu indikatornya adalah tentunya dengan audisi ketat, melihat suara (karena suara bisa berubah) dan keaktifan juga," imbuh Nahlia.

Tetap Mengajar di Tengah Persiapan Kompetisi

Nahlia merasa bersyukur dan bangga dapat mewakili peran guru di antara teman-teman timnya yang juga hadir dari berbagai profesi.

Bahkan di tengah persiapannya mewakili Indonesia di tim paduan suara, ia tetap menyeimbangkan perannya sebagai seorang guru dengan tetap mengajar dari pagi hingga sore.

Lalu, setelahnya ia baru berlatih dengan rekan-rekannya di tim paduan suara saat malam hari.

"Aku tetap mengajar dan berlatih. Mengajar kulakukan di pagi sampai sore hari. Paduan suara itu latihan di malam hari, dan akhir pekan. Jadi, aku bisa menyeimbangkan dan bukan jadi sebuah tantangan. Mengingat juga banyak teman-teman yang bekerja kantoran di pagi sampai sore," kata Nahlia.

Memiliki Minat Seni Vokal Sejak Kuliah

Tertarik ketertarikannya di bidang tarik suara, Nahlia mengaku memiliki minat yang tinggi untuk mengasah kompetensinya di bidang seni vokal sejak di bangku kuliah.

Guru musik tersebut menceritakan bahwa seni musik dan seni vokal jadi salah satu minat yang dapat membuat banyak orang bahagia sebagai hobi dan pendamping di waktu luangnya.

Bahkan, dirinya sudah gemar menyanyi sejak kecil. Guru musik itu baru serius mengasah minatnya di bidang seni vokal dengan mengikuti Paduan Suara Paragita di Universitas Indonesia (UI) semasa kuliah.

"Hal yang membuat aku suka seni vokal itu adalah bisa buat bahagia diri sendiri dan orang lain. Express and impress," ujarnya.

Pesan Nahlia untuk Guru di Indonesia

Nahlia memberikan pesan bagi guru di Indonesia untuk tetap mengembangkan minat di waktu senggang di bidang yang memang disukai.

"Aku tahu bahwa setiap orang punya kebebasan untuk memilih kegiatan yang disukai. Apabila ingin mendalami minat sambil mengajar, maka alangkah baiknya mengetahui dulu apa yang membuat kamu senang, apa yang kira-kira bisa membuat kamu mengisi kembali semangat setelah bekerja," tuturnya.

"Apa pun itu, setelah menemukannya, lakukanlah selagi bisa, selagi ada waktu atau senggang dan membuat diri kembali bersemangat untuk menjalankan peran sebagai guru bagi anak-anak Indonesia," pungkas guru sekolah Cikal tersebut.



Simak Video "Semarak Kehidupan Beragama dalam Balutan Seni di Pesparawi XIII"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/faz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia