5 Fakta Letda Jason yang Pilih Gabung TNI AD setelah Lulus FK UI & S2 di Inggris

Anisa Rizki Febriani - detikEdu
Minggu, 07 Agu 2022 13:00 WIB
Letda Ckm. Jason Antoni Wibowo, lulusan S2 Inggris Jadi Dokter Prajurit TNI AD
Jason Antoni Wibowo, lulusan FK UI & Newcastke University yang bergabung dengan TNI AD. Foto: Tangkapan layar kanal YouTube TNI AD
Jakarta -

Letnan Dua (Letda) Ckm Jason Antoni Wibowo memiliki alasan tersendiri ketika memutuskan bergabung dengan TNI AD. Dia merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) dan Newcastle University di Inggris.

Terlepas dari latar belakang pendidikannya itu, Jason memilih untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Apa alasannya? Berikut sejumlah fakta Letda Jason yang diperoleh dari kanal resmi TNI AD pada Minggu (7/8/2022).

Fakta-Fakta Letda Jason

1. Meraih Gelar Dokter Umum dengan Program Double Degree

Pria kelahiran 1993 itu memperoleh gelar dokter umum di FK UI Internasional dengan program double degree. Setelah itu, ia merampungkan studi magisternya di Newcastle University yang terletak di Inggris.

"Di sana (Newcastle University), saya mengambil mayor stem cell. Kegunaannya adalah aplikasi stem cell pada berbagai bidang prinsip ilmu spesialisasi kedokteran yang mungkin bisa diterapkan di Indonesia juga," cerita Jason.

2. Mengikuti Program Magang di Nusa Tenggara Timur Selama Satu Tahun Penuh

Pada tahun 2017 silam, Jason mengikuti program magang pendidikan kedokteran yang berlokasi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kala itu, ia ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah SK Lerik, Kupang, NTT.

3. Tertarik Menjadi TNI AD Usai Kegiatan Bakti Sosial

Kala itu, Jason mengikuti rangkaian kegiatan bakti sosial bersama TNI AD Yonif 715/Motuliato. Jason menjadi salah satu tenaga kesehatan dalam kegiatan operasi katarak gratis di Wini, sedangkan TNI AD bertugas mengamankan wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

"Saya lihat TNI AD memiliki korps kesehatan yang besar. Mereka menaungi dokter-dokter dan tenaga kesehatan (nakes) yang lain untuk bisa berkembang," cerita Jason dalam tayangan Buletin TNI AD kanal resmi TNI AD.

Dengan itu, Jason mulai tertarik menjadi bagian TNI AD. Bahkan, ia sempat berkonsultasi dengan dokter-dokter yang ditemuinya dalam kegiatan baksos itu. Mereka banyak bertukar pengalaman.

4. Menempuh Rangkaian Pendidikan TNI AD

Berdasarkan penuturan Jason, ia mulai mengikuti pendidikan PA PK TNI AD atau perwira prajurit karier khusus tenaga kesehatan usai menyelesaikan kegiatan magangnya. Jason menempuh pendidikan di Lembah Tidar, Magelang hingga 7 bulan lamanya.

Kemudian, Jason melanjutkan dengan pendidikan cabang kesehatan di Pusdikkes (Pusat Pendidikan Kesehatan) selama 5 bulan. Di sana, ia mempelajari kesehatan di ranah militer hingga struktur organisasi militer.

"Mempelajari perlakuan kesehatan, batalyon kesehatan, peran-peran dokter militer yang bertugas di batalyon maupun di rumah sakit. Baik rumah sakit tingkat 4 hingga tingkat tertinggi di jajaran TNI AD," ungkapnya.

5. Sempat Jadi Dokter di ICU RSPAD Gatot Soebroto

Jason menempuh pendidikan saat pandemi COVID-19. Sehingga, ia yang saat itu masih seorang perwira remaja dan belum menyelesaikan masa pendidikan, ditugaskan menjadi bagian Satgas COVID-19.

"Di RSPAD Gatot Subroto ditempatkan di ICU sebagai satgas COVID-19 oleh Bapak Kasad. Setelah apel malam, kami ditugaskan agar besok langsung berangkat di rumah sakit satgas masing-masing," tutur Jason.

Letda Ckm Jason Antoni Wibowo menyadari tentang suka duka yang akan ia hadapi dalam keputusan karirnya tersebut. Menurutnya, semua itu menjadi bagian dari perjalanan karirnya.



Simak Video "Alasan Waka Baleg Surati Jokowi Sebut Nadiem Lecehkan DPR-Presiden"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/nah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia