Ilmuwan Jepang Buat Robot Anak untuk Latihan Medis, Bisa 'Tantrum'

Nikita Rosa - detikEdu
Kamis, 16 Jun 2022 21:00 WIB
Robot pasien anak untuk praktik dokter gigi
Robot pasien anak untuk praktik pendidikan dokter gigi di Jepang (Foto: Dok. TSMUK)
Jakarta -

Perusahan Tmsuk membuat robot humanoid anak-anak yang bernama Pedia_Roid. Keunikan robot ini bisa disaksikan dalam video Jepang Ciptakan Robot Anak-anak untuk Pelatihan Dokter Gigi di CNN Indonesia.

Pedia_Roid dirancang untuk membantu pelatihan medis pada pasien anak. Hebatnya, robot ini sangat mirip dengan anak manusia pada umumnya. Bisa merasakan sakit dan menggerakkan tubuh jika merasa tidak nyaman.

Para insinyur memang mendesain robot ini agar mampu memberikan reaksi fisik ketika merasa sakit atau dalam keadaan darurat, sehingga dapat dilakukan penanganan medis secara cepat dan tepat.

Tak hanya itu, ekspresi emosi seperti kecemasan, ketakutan, perlawanan atau tantrum saat menolak diberi penanganan, perubahan warna wajah, pupil, dan suara pernapasan bisa tampil dengan detail.

Berkat kelebihan tersebut, pelatihan di berbagai bidang kedokteran anak, termasuk perawatan darurat bisa memanfaatkan Pedia_Roid.

Seperti video Jepang Ciptakan Robot Anak-anak untuk Pelatihan Dokter Gigi dan juga dari laman Tsmuk, Pedia_Roid bisa meronta atau tantrum saat diberi penanganan.

Tsmuk, perusahaan asal Jepang yang membuat robot ini, mengatakan bahwa kurangnya pelatihan klinik pada anak rentan membuat dokter panik saat praktik.

"Kami menggabungkan keahlian robotik kami untuk menciptakan robot humanoid yang tiba-tiba jatuh sakit atau menunjukkan perubahan gejala yang drastis, sehingga peserta pelatihan medis dapat mengalami saat-saat menegangkan dan belajar bagaimana menyelamatkan nyawa di bawah tekanan yang luar biasa," tutur CEO Tmsuk, Yuji Kawakubo dikutip dari laman resminya.

"Dokter, perawat, dan tenaga medis baru sering panik di bawah tekanan karena mereka hanya berlatih dengan boneka yang tidak bergerak. Pedia_Roid tidak hanya mengembangkan gejala tetapi juga membuat ulah, memaksa peserta pelatihan media untuk menahan Pedia_Roid saat mencoba merawat anak. Ini adalah simulator darurat pamungkas." lanjutnya.

Selain Pedia_Roid, Tsmuk juga membuat seri robot lain dalam seri roid, yaitu trans roid (kebutuhan transportasi), med roid (kebutuhan medis), dan power roid (kebutuhan tanggap bencana).

Terbaru untuk kebutuhan medis, Tsmuk juga mengeluarkan saudara Pedia_Roid yaitu denta roid. Denta roid adalah robot perempuan dewasa untuk membantu dokter dalam pelatihan klinis.



Simak Video "Ilmuwan Jepang Kembangkan 'Kulit Manusia' pada Jari Robot"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia