Viral Unggahan Pentingnya Nilai Ujian, Ini Kata Psikolog Pendidikan

Devi Setya - detikEdu
Rabu, 25 Mei 2022 11:30 WIB
Pelajar didampingi pengajar mengikuti ujian sekolah berbasis nasional di SMA SLBA Pembinaan Tingkat Nasional Jakarta, Senin (14/3/2022). Pelaksanaan ujian sekolah berbasis nasional tersebut dilakukan secara tatap muka dengan kapasitas 100 persen pada masa PPKM level 2 di DKI Jakarta. ANTARA FOTO/Reno Esnir/aww.
Ujian sekolah, bagaimana pentingnya nilai yang diperoleh? Foto: ANTARA FOTO/RENO ESNIR
Jakarta -

Sebuah unggahan tentang nilai ujian menjadi trending topic pada Selasa (24/5/2022), setelah sebuah unggahan viral berisi pesan pada orang tua murid. Orang tua diminta tak perlu khawatir jika anaknya mendapat nilai jelek.

Dikutip dari detikNews, sosok di balik unggahan tersebut adalah guru SMK Negeri 1 Tambun. Seorang mantan muridnya Alfia mengatakan, sosok tersebut adalah bunda yang ramah dan murah senyum. Banyak murid sayang pada sosoknya yang penyabar.

"Beliau pribadi yang sangat sabar, sering mengajak ngobrol hal-hal di luar sekolah. Kalau ada muridnya yang bermasalah, beliau juga tanggapi dengan sabar," kata Alfia.

Unggahan viral dari status WhatsApp yang dibuat tahun 2019 tersebut mengundang perhatian publik. Termasuk dari psikolog pendidikan Putri Maya Sophia S Psi, M Psi, yang mengatakan sosok di balik unggahan adalah karakter supportif. Status WA tersebut menyiratkan sosok bijaksana yang mampu memotivasi siswa. Hasilnya, semangat belajar siswa bisa meningkat dan menjadikan ujian sebagai sesuatu yang tidak perlu ditakuti.

Putri Maya Sophia S Psi, M Psi, Psikolog PendidikanPutri Maya Sophia S Psi, M Psi, Psikolog Pendidikan Foto: dok. pribadi Putri Maya Sophia S Psi, M Psi

"Bagi siswa yang memiliki trauma atau motivasi belajar yang kurang, (ujian) akan terlihat menakutkan. Statement ini bisa membantu meningkatkan motivasi dan psikologis siswa menjadi lebih tenang untuk menghadapi ujian," jelas Putri saat dihubungi Detikcom (24/5).

Kendati demikian, Putri tetap mengingatkan nilai ujian masih menjadi tolak ukur bagi siswa dalam belajar. Dibutuhkan peran orangtua untuk tetap memotivasi anak-anaknya saat menempuh pendidikan.

"Bagi orangtua diharapkan dapat memotivasi anak anaknya, nilai ujian tinggi atau rendah orangtua harus tetap memotivasi agar mental psikologis anak anak tidak down di kemudian hari," lanjut psikolog yang membuka praktek di kawasan Bekasi ini.

Di Indonesia, nilai ujian terkadang menjadi patokan dalam menilai prestasi siswa. Padahal di samping itu, ada mental anak yang perlu dijaga agar tidak menimbulkan trauma. Ketika rasa percaya diri anak tetap terjaga, ia akan lebih termotivasi untuk melakukan yang lebih baik di kemudian hari.

"Apapun hasil ujian yang dicapai anak, orangtua sebaiknya tetap memberi semangat agar percaya diri anak tidak menurun," pungkas Putri.



Simak Video "Shanghai Tunda Ujian Masuk Universitas Imbas Lockdown"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/row)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia