Sosok Arifin Panigoro, Alumnus ITB Peraih Bintang Mahaputera Nararya

Novia Aisyah - detikEdu
Senin, 28 Feb 2022 13:00 WIB
Pengusaha nasional Arifin Panigoro
Arifin Panigoro lulusan ITB. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Arifin Panigoro dikabarkan berpulang saat dalam perawatan di Mayo Clinic Amerika Serikat. Semasa hidup dia adalah anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Joko Widodo

Pebisnis ulang ini tutup usia tanggal (27/2/2022) pukul 14.45 waktu setempat atau (28/2/2022) jam 03.45 WIB. Arifin kemungkinan akan dikebumikan di TMP Kalibata karena punya gelar Bintang Mahaputra Nararya.

"Beliau punya Bintang Mahaputera, saya kira di TMP," ujar anggota Wantimpres Sidarto Danusubroto kepada detikcom, Senin (28/2/2022).

Sosok Arifin Panigoro

Arifin Panigoro mempunyai julukan raja minyak Indonesia. Seperti disebutkan detikfinance, dia adalah pemilik Medco Energi yang didirikan sejak 1980an. Dia jadi pengusaha jauh sebelum menjadi Wantimpres.

Meski dikenal sebagai raja minyak Indonesia, rupanya Arifin Panigoro justru lulusan Teknik Elektro. Sosok tersebut alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1973.

Sebelum menjadi pengusaha minyak dan gas bumi, Arifin bekerja sebagai kontraktor instalasi listrik dari pintu ke pintu. Kemudian, dia merintis proyek pemasangan pipa kecil-kecilan.

Salah satu sejarah yang pernah diukir Arifin adalah pembelian PT Stanvac, sehingga tidak lagi dikuasai pihak asing. Stanvac adalah perusahaan minyak tertua di Indonesia.

Sejarah lain yang pernah ditorehkannya adalah peraih Bintang Mahaputra Nararya. Arifin mendapatkannya pada tahun 2019 lalu karena berjasa terhadap kemakmuran bangsa, seperti dikutip dari CNNIndonesia.

Dikutip dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, syarat untuk penerima Bintang Mahaputra adalah:

  • Berjasa luar biasa di berbagai bidang yang bermanfaat untuk kemajuan, kesejahteraan, serta kemakmuran bangsa dan negara.
  • Pengabdian dan pengorbanan di bidang sosial, politik, hukum, ekonomi, budaya, ilmu pengetahuan, teknologi, dan berbagai bidang lain yang bermanfaat besar untuk bangsa dan negara.
  • Darmabakti dan jasanya sudah diakui secara luas di tingkat nasional dan internasional.

Berdasarkan kriteria yang disebutkan di atas, Arifin Panigoro memiliki jasa untuk kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara di bidang energi.

Selain menjadi pengusaha, Arifin sempat bergabung dengan PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) tahun 1999 untuk daerah pemilihan Kabupaten Tangerang, lalu terpilih sebagai anggota DPR.

Dia juga pernah menjadi ketua DPP dan Ketua Fraksi PDIP 2002-2003 dan terpilih kembali sebagai DPR RI di Dapil Banten 1. Dari kursi DPR dan PDIP, Arifin Panigoro mundur pada tahun 2005 dan mendirikan Partai Demokrasi Pembaruan (PDP).



Simak Video "Jokowi Ngaku Ditelepon Perdana Menteri, "Ngemis" Minta Dikirim Minyak Goreng"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia